Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Hidup dalam Kesiapsiagaan: Adven dan Panggilan untuk Berjaga

Pascal Tethool

Memasuki masa Adven, Gereja kembali mengajak kita membuka lembaran Tahun Liturgi yang baru dengan hati yang segar. Adven  hitungan minggu menuju Natal,  sebuah perjalanan rohani mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan dalam wujud kanak-kanak Yesus. Pada masa inilah kita diajak memperlambat langkah, menata hidup, dan menyalakan kembali kerinduan akan kehadiran-Nya di tengah keseharian kita.

Dalam semangat berjaga, hal pertama yang harus kita rawat adalah hubungan kita dengan Tuhan. Adven merupakan undangan lembut untuk kembali pada doa, membaca firman, serta membuka ruang hening agar Tuhan dapat berbicara dalam keheningan hati. Ketika relasi dengan Tuhan dijaga, terang-Nya menerangi setiap keputusan, langkah, dan pergumulan hidup kita. Itulah berjaga: membiarkan Tuhan memimpin.

Namun kesiapsiagaan tidak berhenti pada relasi dengan Tuhan; ia juga tampak dalam cara kita merawat keluarga dan sesama. Adven mengingatkan bahwa kehadiran Kristus selalu datang melalui kasih yang diwujudkan dalam hidup nyata. Menjaga keharmonisan keluarga, mengampuni, memperbaiki komunikasi, serta menghadirkan damai adalah bagian dari sikap berjaga yang sejati. Di rumah, tempat kita dikenal apa adanya, Tuhan ingin lahir kembali melalui tindakan kasih yang sederhana.

Akhirnya, Adven adalah panggilan untuk menjaga hati. Yesus sendiri mengingatkan, “Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga” (Mat 24:44). Hati yang berjaga adalah hati yang bersih dari kepahitan, bebas dari kekhawatiran yang berlebihan, dan terbuka menerima karya Roh Kudus. Dalam sikap inilah Natal menjadi pengalaman iman yang sungguh hidup. Selamat pagi, selamat melayani, kiranya Tuhan Yesus memberkati kita selalu. Amin.