April 25, 2026

Iman Tanpa Melihat: Pesan Pastor Pius Heljanan MSC tentang Percaya dengan Hati

Oleh : joko

Pastor Pius: Tuhan Menjumpai Kita dengan Kasih, Bukan Penghakiman

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Kamis pagi, 3 Juli 2025
Dalam suasana tenang dan penuh refleksi di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pastor Pius Heljanan, MSC, memimpin umat di Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran melalui permenungan yang mendalam tentang makna iman sejati.

Dengan mengutip Injil Yohanes 20:24-29, Pastor Pius menyampaikan pesan spiritual yang kuat dan menyentuh: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Ayat ini, kata beliau, menjadi pengingat bahwa iman yang murni bukanlah soal melihat bukti, melainkan soal mempercayai sepenuh hati dan berserah kepada kehendak Tuhan.

“Saudaraku, ada anak-anak Tuhan yang menuntut bukti dalam beriman. Banyak tanda heran sudah dialami, tetapi tetap saja tidak puas dan tidak bersyukur. Padahal, iman yang benar adalah berserah pada Tuhan dan membiarkan Dia bertindak sesuai dengan kehendak-Nya,” ujar Pastor Pius.

Menurutnya, sering kali manusia ingin mengatur Tuhan sesuai kehendaknya sendiri. Namun sejatinya, iman tidak mengharuskan Tuhan hadir secara visual atau membuktikan diri lewat mukjizat.

Yang dibutuhkan justru adalah kerendahan hati dan ketulusan seperti yang ditunjukkan oleh Rasul Thomas, yang akhirnya berseru: “Ya Tuhanku dan Allahku!”

“Iman sejati tidak selalu membutuhkan bukti visual. Hadirlah di hadapan Tuhan dengan rendah hati dan jujur. Tuhan tidak datang untuk menghakimi, melainkan untuk menjumpai dan memberkati kita ketika percaya tanpa melihat,” tambahnya.

Pesan rohani dari Pastor Pius ini mengajak umat untuk merenungkan kembali relasi pribadi dengan Tuhan: sebuah relasi yang dibangun bukan atas dasar pembuktian, tetapi atas dasar kasih, kepercayaan, dan penyerahan total kepada kehendak-Nya.