RD. Domincs Baldawins Masriat: Iman yang Kokoh Berakar pada Para Rasul dan Kasih Kristus
Oleh : joko
Refleksi Imam Tanimbar di Filipina: Yesus Tak Pernah Meninggalkan Kita
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Kamis, 3 Juli 2025 –
Dari Central Seminary, Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Filipina, RD. Domincs Baldawins Masriat, imam asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, menyampaikan permenungan harian Sejenak Sabda yang menyentuh hati dan meneguhkan iman umat. Sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, RD. Domincs membagikan refleksi pada peringatan Pesta Santo Tomas Rasul.
Dengan merujuk pada bacaan liturgi hari ini dari Efesus 2:19-22 dan Yohanes 20:24-29, ia menekankan dua pesan utama yang menjadi fondasi kekristenan.
“Kekristenan yang sejati adalah yang dibangun atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus sebagai batu penjuru,” ungkap RD. Domincs.
Menurutnya, jika Gereja tidak berpijak pada pewartaan para rasul dan nabi serta menjadikan Yesus sebagai pusat, maka gereja akan mudah goyah dan terpecah. Iman yang kokoh hanya bisa tumbuh bila memiliki dasar yang kuat dan terarah kepada Kristus sendiri.
Selain itu, RD. Domincs juga mengajak umat untuk jujur menghadapi keraguan dalam hidup beriman. Ia menyadari bahwa tidak jarang umat mengalami kegamangan dan kurang percaya terhadap kehadiran Tuhan, sebagaimana dialami oleh Rasul Tomas. Namun, di balik keraguan itu, kasih Kristus tidak pernah berkurang.
“Terkadang kita ragu dan kurang percaya dengan kehadiran Yesus dalam hidup kita. Tetapi, apakah Yesus meninggalkan kita? Tidak. Ia tetap mengasihi dan menghadirkan damai sejahtera bagi kita,” katanya dalam nada lembut namun penuh penegasan.
RD. Domincs mengajak umat untuk selalu bersyukur atas kasih dan kesetiaan Tuhan yang tidak berubah meskipun iman kita terkadang lemah.
Renungan ditutup dengan doa singkat yang menyentuh: “Ya Allah, berikanlah kedamaian dalam hati kami.”
Dengan salam kasih dan doa, RD. Domincs Baldawins Masriat kembali mengingatkan bahwa di tengah dunia yang penuh kegelisahan dan tantangan, Tuhan selalu hadir dan berjalan bersama kita.