Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Kado Manis Hari Guru Nasional: Dua Siswa MAN Kota Sawahlunto Juara Nasional Lomba Cipta Puisi Tahun 2025

SAWAHLUNTO (Humas) 26 November 2025 Dalam gema perayaan Hari Guru Nasional Tahun 2025, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto menorehkan prestasi gemilang di panggung sastra nasional. Mereka adalah Siti Meyrizqa Fathin Zahra peraih Juara 1, dan Abdillah Al Umami peraih Juara 2 dalam Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh LPP SANTUNEDU.

Di bawah bimbingan tangan dingin guru pembimbing Rita Elmiza, kedua siswa ini tidak hanya menghadirkan puisi mereka menghadirkan jiwa. Kata-kata mereka menjelma menjadi ruang kontemplasi, menghanyutkan dewan juri dalam arus diksi yang matang dan imaji yang menggugah.

Kisah Siti Meyrizqa Fathin Zahra – Juara 1 yang Menyulam Awan dengan Kata

Puisi yang diciptakan Siti Meyrizqa dinilai sebagai karya yang memadukan kehalusan rasa dengan ketegasan pesan. Ia menghadirkan metafora yang hidup, menyingkapkan dunia batin seorang pelajar yang menatap masa depan dengan harapan, keteguhan, dan rasa syukur kepada guru—sosok yang ia gambarkan sebagai “ Jejak Sunyi Sang Penerang.”

Abdillah Al Umami Juara 2 dengan Judul “Jejak Yang Tak Dapat Dihapus” yang Memantulkan Cahaya Kejujuran

Tidak kalah memukau, karya Abdillah Al Umami mengalir dengan gaya pengisahan yang tenang namun menghujam. Baris-baris puisinya menampilkan refleksi seorang generasi muda yang sedang mencari jati diri, menempatkan sosok guru sebagai kompas moral yang menuntun perjalanan panjang sebuah kehidupan.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro menyampaikan rasa bangga dan mengucapkan terimakasih kepada siswa MAN Kota Sawahlunto yang telah memberikan kado terindah Untuk MAN Kota Sawahlunto. Keberhasilan ini tak lepas dari dedikasi Rita Elmiza, guru pembimbing yang selama ini dikenal sebagai sosok yang telaten membina bakat literasi siswa. Ia mendorong murid-muridnya untuk tidak sekadar menulis, tetapi merasakan setiap kata seolah sedang berbicara kepada diri sendiri, ujar Dafril.

Bangga untuk Sawahlunto dan Indonesia

Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi MAN Kota Sawahlunto. Di tengah derasnya arus digital dan menurunnya minat baca, keberhasilan dua pelajar ini menjadi pengingat bahwa sastra tetap hidup dan akan terus hidup selama ada generasi yang mencintai kata.

Melalui Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional yang digelar LPP SantunEdu, perayaan Hari Guru Nasional 2025 menjadi momentum yang menghadirkan pesona baru: bahwa guru bukan hanya pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi juga penjaga peradaban yang melahirkan cahaya di masa depan.

Kontributor: Nofri Hendra

Editor : DTB