April 23, 2026
felix amias

Oleh P. Felix Amias MSC
(Renungan pribadi untuk hidup
menurut iman Katolik-ku:
Sabtu 15/3/2025)

Melalui Injil hari ini: Matius 5:43-48, Yesus berkata: “Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu & bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuh-musuhmu & berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Matius 5:43-44).

Mengapa? Orang-orang kafir pun mengasihi sesama & memusuhi orang lain. Bila kita memusuhi orang lain, maka apa bedanya kita dengan orang yang tidak mengenal Allah? Kalau kita beriman kepada Allah yang sempurna, maka kita juga mau sempurna seperti Allah di Surga.

Bila sabda Yesus di atas dipakai untuk meneropongi hidup orang beriman sekarang (misalnya di media publik), maka akan terlihat bahwa banyak orang cenderung hidup bertentangan dengan Firman itu. Jangankan berdoa bagi para musuh, malah orang baik pun dimusuhi. Entah sadar atau tidak, ini cara hidup yang jauh dari Allah.

Kita belajar dari Musa & bangsa Israel pada bacaan pertama liturgi Katolik hari ini: Ulangan 26:16-19. Musa berpesan kepada bangsa Israel agar tetap berpegang pada perintah, ketetapan & peraturan yang difirmankan Allah. Supaya menjadi terpuji, ternama & terhormat.

Jangan takut untuk hidup sebagai orang beriman di tengah dunia, karena dunia ini diciptakan oleh Allah melalui Firman-Nya & Firman itu telah menjelma menjadi manusia supaya mudah di contohi, yaitu Yesus Kristus, yang berdoa bagi orang yang memusuhinya. Itulah sebabnya Ia berfirman agar kita juga mengasihi para musuh & berdoa bagi mereka. Tuhan memberkati. Amin.

Abepura – Jayapura