Kepala Kantor, H. Dedi Wandra Ajak ASN Deteksi Dini Potensi Konflik Sosial
SAWAHLUNTO-Langit pagi Sawahlunto pada Jumat (1/8) itu seolah menyambut hangat langkah para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berbaris rapi di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto. Udara yang sejuk berpadu dengan cahaya mentari yang menembus lembut dedaunan, menjadi saksi pelaksanaan apel pagi yang sarat pesan kebangsaan. Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, H. Dedi Wandra, menyampaikan seruan yang dalam maknanya: ajakan untuk meningkatkan kepedulian dalam mendeteksi dini potensi konflik sosial di tengah masyarakat.
Dengan suara tenang namun penuh wibawa, H. Dedi Wandra menegaskan betapa pentingnya menjaga tatanan sosial dan harmoni kehidupan berbangsa. Ia mengingatkan bahwa pesan ini sejalan dengan perhatian serius Menteri Agama RI terhadap isu kerukunan.
“Kita hidup dalam lingkup kemanusiaan yang tidak membedakan satu sama lain. Tapi dalam pengamalan agama tentu ada perbedaan. Ini yang perlu kita tanamkan dan pahami bersama,” ujarnya, menekankan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk saling menjauh, melainkan jembatan untuk saling memahami.
Dalam amanatnya, Kepala Kantor mengingatkan bahwa ASN Kementerian Agama adalah garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama. Tidak hanya melaksanakan tugas administrasi, ASN juga diharapkan mampu menjadi mata dan telinga masyarakat dalam mengidentifikasi potensi gesekan sosial sebelum menjadi bara konflik.
“Jangan sampai gara-gara ucapan atau tindakan kita justru menjadi pemicu konflik. Mari kita kawal bersama lingkungan kita,” tegasnya, menebar kesadaran tentang betapa besar peran ASN dalam membangun kedamaian.
Lebih lanjut, H. Dedi Wandra menyinggung isu yang sempat mencuat di Padang Sarai, Kota Padang, beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa informasi yang berseliweran di media sosial tidak sepenuhnya sesuai fakta lapangan. Pihak Kanwil Kemenag Sumatera Barat telah memberikan klarifikasi resmi dan memastikan kondisi terkendali. Pesan ini menjadi pengingat agar ASN dan masyarakat senantiasa bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, demi terjaganya kedamaian bersama.
Apel pagi itu bukan sekadar rutinitas, melainkan oase pengingat bahwa menjaga harmoni sosial adalah ibadah kebangsaan yang mulia. Dengan semangat kebersamaan, para ASN Kementerian Agama Kota Sawahlunto bertekad menapaki hari-hari ke depan sebagai penjaga kerukunan, sesuai pesan sang pembina apel pagi. Rizki Aulia Jutiza
Kontributor: Dafril, Tuanku Bandaro