April 30, 2026

Langkah Konkret Universitas Trisakti Dekatkan Mahasiswa Hukum ke Isu Konservasi: Kuliah Umum di Markas Polisi Satwa

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.com | Depok, 5 Juni 2025 — Ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti “turun lapangan” dalam kuliah umum yang digelar langsung di Markas Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri, Kelapadua – Depok. Kuliah ini menjadi pengalaman unik sekaligus strategis yang mempertemukan mahasiswa dengan aparat penegak hukum satwa liar di titik lokasi tugasnya.

Kuliah umum bertajuk “Peran Masyarakat dan Polisi Satwa untuk Mewujudkan Keseimbangan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya” menghadirkan Brigjen Pol Tory Kristianto, S.I.K., Direktur Polisi Satwa, sebagai pembicara utama.

“Polisi Satwa bukan hanya penegak hukum, kami juga edukator publik. Peran masyarakat dan mahasiswa sangat vital dalam menjaga kelestarian satwa dan ekosistemnya,” tegas Brigjen Tory dalam paparannya.

Ia mengungkap berbagai ancaman terhadap keanekaragaman hayati Indonesia seperti perburuan liar dan perdagangan satwa ilegal, serta bagaimana Polisi Satwa bekerja di garis depan untuk menyelamatkan habitat dan menjalankan edukasi lingkungan.

Hukum Tak Lagi Sekadar Teori

Kuliah ini dibuka oleh Dr. Intan Nevia Cahyana, S.H., M.H., dosen pengampu Hukum Kehutanan, yang menegaskan pentingnya pendekatan kontekstual dalam pendidikan hukum.

“Mahasiswa perlu melihat langsung praktik penegakan hukum di lapangan, agar tidak hanya tahu pasal, tapi juga mengerti tantangan sosial, ekologis, dan kelembagaan di baliknya,” ujarnya.

Momentum kuliah ini juga menghadirkan AKBP Gede Pasek, S.I.K., Wakil Direktur Binmas Polda Metro Jaya, yang menjelaskan peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung komunitas berbasis keamanan lingkungan.

“Bhabinkamtibmas adalah jembatan antara masyarakat dan negara. Dalam konservasi, mereka menjadi motor penggerak kesadaran dan perubahan di tingkat akar rumput,” tegasnya.

Program Komunitas Polisi yang digagas Binmas Polda Metro Jaya juga diperkenalkan sebagai pendekatan strategis membangun sinergi warga dalam menjaga lingkungan hidup yang aman dan berkelanjutan.

Mahasiswa Hukum Diajak Jadi Motor Advokasi Lingkungan

Monica Fany Megawati, Ketua Pemerhati Polsatwa Baharkam Polri yang turut memfasilitasi acara ini, menyebut keterlibatan mahasiswa dalam kuliah ini sebagai investasi jangka panjang untuk gerakan konservasi berbasis hukum.

“Mereka bukan hanya calon advokat atau jaksa. Mereka adalah calon penggerak perubahan di bidang lingkungan. Semakin dini mereka melihat realitas lapangan, semakin kuat daya advokasinya,” ungkap Monica.

Kuliah umum ini juga diwarnai sesi diskusi interaktif antara mahasiswa dan narasumber. Sejumlah isu hangat mencuat, dari kelemahan regulasi konservasi, tumpang tindih kewenangan, hingga potensi kolaborasi hukum berbasis masyarakat.

Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi, mencerminkan minat generasi muda hukum terhadap isu-isu lingkungan yang selama ini jarang mendapat panggung utama dalam ruang kuliah konvensional.

Universitas Trisakti Tegaskan Komitmen Pendidikan Hukum Kontekstual

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kurikulum adaptif Fakultas Hukum Universitas Trisakti, khususnya dalam menjawab tantangan global di bidang keberlanjutan lingkungan.

Dengan mendekatkan mahasiswa ke praktik nyata penegakan hukum kehutanan dan konservasi, Universitas Trisakti menunjukkan komitmennya mencetak lulusan hukum yang tak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami konteks sosial dan ekologisnya.