Laut Kita Semakin Asin
Era Nurza
–
Laut kita semakin asin
Bukan hanya dari garam purba yang bertahan
telah lama bersekutu dengan karang
Asin ini berasal dari lorong-lorong pipa yang luka
dari tangisan ibu yang kapalnya tak kunjung berlabuh
dari keringat nelayan yang tak lagi bernilai
dari hujan asam yang turun membawa janji investasi
Di kedalaman, terumbu warna-warni
berubah menjadi museum bisu
patung-patung kalsium yang memutih
di bawah lengkungan reklamasi
Plankton-plankton bintang mikro dunia
padam satu per satu seperti lampu di kota saat pemadaman bergilir
Ombak datang membawa sampah kata-kata
daulat, maritim, poros
Mereka terdampar di bibir pantai yang menyempit
dicuci ulang setiap pagi oleh berita utama
lalu kembali terlempar tak bisa terurai
Laut kita semakin asin
Aku takut pada air mataku sendiri
yang mungkin hanya akan menjadi
tetesan tambahan bagi kesedihan ini
Padang, Desember 2025