April 24, 2026

Oleh ISTI NUGROHO

Setiap hadir dalam perayaan ulang tahun anggota Creator Club, saya teringat ucapan bung Denny JA. Diwajibkan untuk yang berulang tahun memberikan refleksinya 7 menit. Dan yang hadir memberikan apresiasi kepada yang berulang tahun. Dan bung Elza mengingatkan kawan-kawan untuk mengapresiasi yang ulang tahun agar fokus mengapresiasi yang berulang tahun. Tidak diperkenankan bicara tentang dirinya sendiri atau malah bicara yang tidak ada kaitannya dengan yang sedang dirayakan ulang tahunnya.

Merayakan ultah bagi anggota Creator Club, merupakan langkah positif yang berdampak memperpanjang usia dan menambah kesenangan dan kebahagiaan.

Presiden Creator Club, bung Denny JA, mengatakan bahwa yang menyenangkan dari Creator Club, anggotanya kreatif dan terus berkarya. “Kelompok ini tidak hanya rutin merayakan yang berulang tahun, tetapi juga kelompok yang mendorong anggotanya terus menulis atau berkarya”. Hampir semua anggota Creator Club bisa menulis.

Bung Denny JA selalu mengingatkan bahwa, kita mau dikenang sebagai apa dalam hidup ini. Tentu saja ini berkaitan sebagai manusia yang senantiasa ingin dikenang dalam hidupnya. Di sini perlunya proses menjadi. Perlunya membentuk citra.

Pepatah mengatakan Gajah mati meninggalkan gading, macan meninggalkan belang, kalau kita meninggalkan citra baik. Meninggalkan nama baik. Meninggalkan masterpiece, karya agung.

Merayakan ultah Amelie kita merayakan ultahnya generasi milenial, merayakan ultahnya mas Satrio, merayakan ultahnya generasi kolonial. Beda usia beda hobby dan kesenangan. Beda selera dan fokus. Tetapi di Creator Club jarak usia tidak menjadi soal. Happy-happy saja.

Apa yang bertambah dan apa yang berkurang setiap kita berulang tahun??. Apakah waktu hidup kita berkurang, berkurang berapa. Apa yang bertambah setiap kita berulang tahun. Apakah kita bertambah bijak, bertambah pengetahuan dan pengalaman hidup, hingga menambah kebahagiaan atau kesenangan.

Usia Amelie usia mengejar karier, mengumpulkan harta-benda, uang, buat menyongsong hari tua. Usia mas Satrio, usia mendekatkan pada Tuhan yang maha esa. Apa bentuk mendekatkan diri pada Tuhan. Sholat? Bagi yang tidak beragama, apa bentuknya.

Sekilas saya mengenal Amelie seorang perempuan yang tangguh, single parent, dengan dua orang anak. Pintar menulis dan bagus membaca puisi. Dengan kemurnian karakternya, seperti pasir berbisik. Di Creator Club pernah juga Amelie menulis puisi untuk Antologi Puisi Esai Anwar Ibrahim.

Beda dengan mas Satrio yang sudah berkepala enam seperti saya, terkesan legowo dalam menjalani hidup. Tenang nampak tidak berombak lagi. Prestasi di masa muda cukup menjadi modal sosial.

Pengalaman dimasa lalu mengkonfirmasi bahwa masterpiece itu hanya sekali, selanjutnya hanya pengulangan dan upaya mempertahankan diri dan eksistensi.***