Akseleeasi Zona Integritas, MAN Kota Sawahlunto Perkuat Pemenuhan Eviden
SAWAHLUNTO (Humas) 26 Mei 2026 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto menegaskan komitmennya untuk melangkah lebih jauh dalam mewujudkan tata kelola lembaga yang bersih dan melayani. Dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Dafril Tuanku Bandaro jajaran pimpinan dan tim operator MAN Kota Sawahlunto mengikuti pembinaan intensif terkait Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) yang diselenggarakan oleh Tim Kerja PMZI Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto bersama Tim Kerja PMP ZI Madrasah Pilot Project Tahun 2026. Kegiatan krusial yang menentukan arah transformasi madrasah ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto.
Mendampingi Kepala Madrasah dalam agenda strategis tersebut, Ketua Tim PMPZI MAN Kota Sawahlunto Husen Al Haves, Sekretaris Yurmaini, serta Operator Utama Marthaleny. Kehadiran tim inti ini menjadi representasi keseriusan MAN Kota Sawahlunto dalam membedah seluruh pemenuhan indikator, guna mengukuhkan diri sebagai madrasah percontohan yang akuntabel dan berintegritas tinggi di bawah payung Kementerian Agama.
Dalam ruang aula yang dipenuhi aura optimisme tersebut, proses pembinaan mengupas tuntas instrumen penataan yang menjadi ruh dari reformasi birokrasi di lingkungan pendidikan. Tim Kerja PMZI Kemenag Sawahlunto bersama Tim Kerja Madrasah Pilot Project bertindak sebagai pemandu, menguliti lapis demi lapis dokumen, strategi implementasi, hingga inovasi pelayanan publik yang harus dihadirkan oleh MAN Kota Sawahlunto.
Bagi MAN Kota Sawahlunto, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif di atas lembar kertas, melainkan sebuah ikhtiar batin dan lahiriah. Husen Al Haves selaku Ketua Tim bersama Yurmaini berfokus pada penguatan tata kelola dan sinkronisasi regulasi, sementara Marthaleny bergerak dinamis memastikan setiap data dukung terunggah dengan presisi pada sistem digital yang disediakan.
Zona Integritas, pada hakikatnya, adalah sebuah janji suci institusi untuk menolak segala bentuk penyimpangan dan mendedikasikan seluruh ruang pelayanan kepada masyarakat dengan tulus. Pembinaan di Aula Kemenag ini menjadi momentum penting bagi MAN Kota Sawahlunto untuk mengukur diri, memperbaki celah yang tersisa, dan berlari menyongsong target predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026.
Dengan pembinaan ini, MAN Kota Sawahlunto kini mengantongi peta jalan yang lebih terang, siap mengarsiteki masa depan pendidikan Islam yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga agung dan bersih secara moral.
Kontributor: Nofri Hendra
Editor: DTB