Lakukan Audiensi : Kabid Penmad Dukung Penuh FPMI Sumbar untuk Gelar Bimtek Pendidikan Inklusif
Padang, Suara Anak Negeri — Senin, 25 Mei 2026 menjadi hari penuh makna bagi Forum Peduli Madrasah Inklusi (FPMI) Sumatera Barat. Dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, jajaran pengurus FPMI Sumbar melakukan audiensi dengan Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, H. Tan Gusli, sebagai tindak lanjut program kerja organisasi sekaligus membahas rencana pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Madrasah Inklusi se-Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2026 mendatang.
Audiensi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen bersama menghadirkan pendidikan inklusif di lingkungan madrasah. FPMI Sumbar hadir membawa semangat bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, ramah, dan berkeadilan.
Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua FPMI Sumbar, Nurhidayati, didampingi sejumlah pengurus, di antaranya Yakub, Yusuf, dan Fatmawati.
Dalam suasana diskusi yang akrab dan penuh optimisme, Kabid Penmad menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian serta konsistensi FPMI Sumbar dalam mengembangkan pendidikan inklusi di madrasah.
“Kami sangat mengapresiasi langkah dan gerakan FPMI Sumbar yang terus konsisten memperjuangkan pendidikan inklusi di madrasah. Ini merupakan ikhtiar mulia dalam menghadirkan pendidikan yang humanis dan berkeadilan. Insyaallah kami dari Bidang Pendidikan Madrasah akan mendukung penuh pelaksanaan Bimtek Pendidikan Inklusi ini demi terwujudnya madrasah yang ramah bagi semua peserta didik,” ujar H. Tan Gusli.
Dukungan tersebut menjadi angin segar bagi FPMI Sumbar dalam merealisasikan berbagai program pendidikan inklusi yang selama ini terus diperjuangkan. Di tengah dinamika dunia pendidikan, madrasah diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh yang menghadirkan kasih sayang, kesetaraan, dan penghormatan terhadap keberagaman.
Ketua FPMI Sumbar, Nurhidayati, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat serta dukungan yang diberikan oleh Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sumbar.
“Alhamdulillah, kami merasa sangat bersyukur atas motivasi dan dukungan luar biasa dari Bapak Kabid Penmad. Ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus bergerak dan berkhidmat dalam pengembangan madrasah inklusi di Sumatera Barat. Atas nama seluruh pengurus FPMI Sumbar, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan dukungan yang diberikan,” ungkap Nurhidayati.
‘Pertemuan itu bukan sekadar audiensi biasa, melainkan jembatan harapan bagi lahirnya madrasah yang semakin inklusif dan berkeadaban. Dari ruang diskusi sederhana itu, tersirat keyakinan bahwa pendidikan sejati adalah pendidikan yang mampu merangkul semua anak tanpa memandang keterbatasan.
Dengan rencana pelaksanaan Bimtek Madrasah Inklusi se-Sumatera Barat pada akhir Juni 2026 nanti, FPMI Sumbar optimistis gerakan pendidikan inklusi akan semakin tumbuh dan mengakar di berbagai madrasah, demi masa depan pendidikan yang lebih manusiawi dan bermartabat.