May 10, 2026

Pasar Urfas Kabupaten  Waropen Ludes Terbakar, Masyarakat Kehilangan Harta Menjelang Idul Fitri

pasar ok

Pasar Urfas Kabupaten Waropen Provinsi Papua terbakar dini hari, diperkirakan jam 04.28 WIT.

Laporan Paulus Laratmase

Pasar Urfas yang terletak di Distrik Urey Paisey, Kampung Rorisey, Kabupaten Waropen, Papua, dilalap si jago merah pada pagi hari ini. Kebakaran yang terjadi pada pukul 04.28 WIT subuh, menghanguskan seluruh area pasar, baik Pasar Lama maupun Pasar Baru. Kejadian ini sangat memprihatinkan, mengingat pasar tersebut merupakan tempat berdagang bagi berbagai masyarakat dari berbagai suku, termasuk Bugis, Makassar, Buton, Jawa, dan masyarakat asli Waropen.

Pendeta Selviana Sapari (kanan).

Pendeta Selviana Sapari, yang berada di tempat kejadian, melaporkan situasi tragis ini pada Kamis, 27 Maret 2025 pukul 06.00 WIB. “Pasar Urfas terbakar dan sangat menyedihkan karena banyak sekali penjual di pasar ini. Seluruh masyarakat nusantara, termasuk masyarakat asli Waropen, mengandalkan pasar ini untuk mencari nafkah,” ujarnya dengan nada penuh keprihatinan.

Menurut informasi yang diterima, api melahap pasar dengan cepat, menghancurkan semua barang dagangan yang dimiliki oleh para pedagang. Masyarakat yang berada di pasar berlarian menyelamatkan diri hanya dengan pakaian yang ada di badan. Meski demikian, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Aipda D. Numberi, anggota Polres Waropen, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung mengerahkan petugas untuk membantu mengevakuasi para pedagang. “Kami berusaha keras agar penghuni pasar bisa menyelamatkan diri. Masyarakat berlari dengan tergesa-gesa, namun tidak ada korban jiwa,” kata Aipda D. Numberi.

Pendeta Selviana juga menyampaikan kesedihannya, terutama karena kebakaran terjadi beberapa hari menjelang Idul Fitri. “Saudara-saudara kita yang beragama Muslim mengalami musibah ini di saat yang tidak tepat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan agar mereka tetap dapat merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Daerah Waropen dan Polres  mengenai penyebab kebakaran dan langkah-langkah penanganan lebih lanjut. Masyarakat Waropen dan para pedagang berharap ada perhatian serius dari pemerintah untuk membantu mereka yang terdampak.