Pimpin Briefing Pengawas Ruang: Kepala MAN Sawahlunto Minta Pengawas Jaga Integritas SAS
Sawahlunto, 08 Desember 2025 —
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril, Tuanku Bandaro, memimpin langsung briefing pengawas ruang Sumatif Akhir Semester (SAS) Semester I Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Ruang Majelis Guru. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh panitia, para pengawas ruang, serta jajaran pimpinan madrasah yang berkomitmen menjaga mutu pelaksanaan evaluasi akhir semester.
Dalam arahannya, Dafril menegaskan bahwa keberhasilan SAS bukan hanya diukur dari kelancaran teknis, tetapi dari kualitas, kemurnian proses, dan integritas seluruh unsur pelaksana. Ia menekankan bahwa pengawas ruang adalah garda terdepan dalam memastikan ujian berlangsung dengan jujur, adil, dan penuh tanggung jawab.
”SAS harus menjadi cermin budaya mutu di MAN Sawahlunto. Kita ingin hasil yang murni, yang lahir dari kerja keras peserta didik, bukan dari kecurangan. Karena itu, saya minta seluruh pengawas menjaga integritas tanpa kompromi,” tegasnya.
Kamad Dafril juga menyampaikan bahwa SAS tahun ini mengusung spirit Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu pendekatan pendidikan yang menekankan kehangatan, keteladanan, dan kesungguhan dalam membimbing. Pengawas, katanya, bukan sekadar penjaga ruang ujian, tetapi penjaga marwah pendidikan.
”Kita ingin menghadirkan suasana ujian yang tertib, tenang, dan menenteramkan. Tugas kita bukan menakut-nakuti, tetapi memastikan evaluasi berlangsung dalam koridor disiplin dan kasih sayang,” tambahnya.
Dafril berharap bahwa seluruh pengawas mampu menjadi teladan dalam perilaku, tutur kata, dan sikap profesional selama mengawasi ujian. Ia mengajak semua pihak untuk memaknai SAS sebagai momentum membangun karakter sekaligus menegakkan etika akademik.
Sementara itu, Ketua Panitia SAS yang juga Wakil Kurikulum, Oky Loly Weny, dalam laporannya menyampaikan kesiapan teknis kegiatan. Ia menjelaskan bahwa seluruh perangkat ujian, termasuk distribusi soal, tata letak ruangan, lembar jawaban, hingga standar pengawasan, telah dirancang secara cermat dan sistematis.
Menurut Oky, yang akrab disapa Ummi, SAS tahun ini mengutamakan pengawasan yang humanis namun tetap tegas. Ia berharap seluruh pengawas memahami prosedur dengan baik agar pelaksanaan SAS berjalan tertib dan tanpa kendala.
”Kita bekerja sebagai satu tim. Kerapian administrasi, ketepatan waktu, dan ketegasan pengawasan menjadi fondasi agar SAS berlangsung efektif. Semoga kerja sama kita menghasilkan pelaksanaan ujian yang bermutu dan berintegritas,” ujar Ummi.
Dengan komitmen bersama antara pimpinan, panitia, dan para pengawas, MAN Kota Sawahlunto meneguhkan diri untuk menghadirkan SAS yang tidak hanya tertib, tetapi juga menjadi teladan pelaksanaan evaluasi yang jujur dan berkarakter.
Kontributor: Dafril, Tuanku Bandaro