“Prestasi Gemilang, Siswi MAN Kota Sawahlunto Raih Juara 3 Lomba Cipta Puisi Tingkat Sumbar, Dapatkan Reward dari Kepala Madrasah”
SAWAHLUNTO, 25 Agustus 2025 Di bawah langit biru yang menaungi Kota Arang, di akhir Upacara Bendera pagi Senin sebuah momen istimewa terukir di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto. Dalam balutan suasana haru dan bangga, Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro , menyerahkan penghargaan Reward secara langsung kepada putri terbaik madrasah, Siti Meyrizqa Fathin Zahra, yang berhasil menorehkan prestasi gemilang sebagai Juara 3 Lomba Cipta Puisi SMA/MA/SMK Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Prestasi ini bukan hanya sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi. Ini adalah gema dari suara hati yang jernih, goresan pena yang penuh rasa, serta jerih payah seorang siswa yang menjadikan kata sebagai senjata, dan makna sebagai cahaya.
Dalam acara yang digelar sederhana namun sarat makna itu, Dafril Tuanku Bandaro menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan semangat Siti Meyrizqa dalam mengharumkan nama MAN Kota Sawahlunto di kancah provinsi. Dihadapan Tenaga Pendidik dan Kependidikan serta rekan-rekan siswa MAN Kota Sawahlunto, reward diserahkan sebagai bentuk penghargaan dan motivasi agar prestasi serupa bahkan lebih tinggi terus bermunculan dari rahim pendidikan MAN Kota Sawahlunto
“Sebuah puisi yang baik tidak hanya membelai rasa, tetapi juga menggugah kesadaran. Fathin telah membuktikan bahwa kita MAN Kota Sawahlunto mampu bersaing dalam ranah sastra yang luhur dan bermartabat,” ujar Dafril dengan nada bangga.
Kemenangan ini diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang yang lebih indah. Bagi MAN Kota Sawahlunto, ini adalah bukti bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang kreatif yang melahirkan insan-insan cerdas dan peka terhadap budaya serta kehidupan.
Dalam bait-bait puisi yang Fathin tulis, telah meninggalkan jejak bukan hanya di atas kertas, tapi di hati mereka yang membacanya. Dan hari itu, di bawah langit Sawahlunto yang hangat, jejak itu diberi penghargaan, dikenang, dan dirayakan.
Kontributor : Nofri Hendra
Editor : DTB