Vikaris Episkopal Tanimbar Bersilaturahmi dengan Komandan Lanal Saumlaki
Oleh: joko
Silaturahmi Lintas Lembaga di Lanal Saumlaki, Doa dan Harapan untuk Tugas Mulia
Pertemuan berlangsung di Markas Lanal Saumlaki, Dusun Lakateru, Desa Olilit Raya, Doa dan dukungan diberikan untuk pengabdian TNI AL di Kepulauan Tanimbar.
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, 25 Agustus 2025 – Udara Senin pagi terasa sejuk di Markas Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Saumlaki, yang beralamat di Jl. Ir. Slamet Riyadi No. 1, Dusun Lakateru, Desa Olilit Raya, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Suasana keakraban mewarnai pertemuan antara RD. Ponsianus Ongirwalu, Vikaris Episkopal untuk Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, dengan Komandan Lanal Saumlaki, Letkol Laut (P) Petrus Indra Cahyadi, S.T., M.T., M.Tr. Opsla.
Pertemuan tersebut berlangsung hangat, penuh dengan rasa hormat dan kebersamaan. Bagi masyarakat Tanimbar, perjumpaan lintas institusi seperti ini bukan hanya simbol silaturahmi, tetapi juga wujud nyata semangat membangun kebersamaan di tanah yang dikenal sebagai Bumi Duan Lolat.
Doa untuk Pengabdian
Dalam kesempatan itu, RD. Ponsianus Ongirwalu menyampaikan doa dan harapannya agar Komandan Lanal beserta seluruh jajaran TNI Angkatan Laut selalu dalam lindungan Tuhan dalam menjalankan tugas mulia menjaga perairan dan kedaulatan bangsa di wilayah Kepulauan Tanimbar.
“Semoga Tuhan senantiasa menjaga dan melindungi setiap langkah pengabdian di bumi ini. Kidabela. Salve,” ungkapnya dengan penuh kehangatan.
Doa tersebut menjadi simbol dukungan moral dan spiritual dari Gereja Katolik bagi aparat negara yang bertugas di garis depan, sekaligus mempertegas pentingnya sinergi lintas lembaga dalam menjaga ketertiban dan kedamaian masyarakat.
Harmoni di Bumi Duan Lolat
Pertemuan ini mencerminkan nilai luhur masyarakat Tanimbar: hidup dalam harmoni, menghargai perbedaan, dan menjalin tali silaturahmi demi kebaikan bersama.
Lanal Saumlaki sebagai garda terdepan pertahanan laut dan Gereja sebagai pelayan umat, hadir berdampingan, saling mendoakan dan saling menguatkan.
Momen sederhana ini menyiratkan pesan kuat: bahwa persatuan bukan hanya dibangun melalui kebijakan dan strategi, tetapi juga lewat silaturahmi yang tulus. Di tanah Duan Lolat, kebersamaan selalu menemukan jalannya.