April 25, 2026

RD. Domincs Baldawins Masriat: Refleksi Kasih Allah dan Harta Surgawi dari UST Manila

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina — Jumat, 20 Juni 2025 menjadi momen istimewa bagi umat Katolik asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia.

Bertempat di Central Seminary, Universitas Santo Tomas (UST) Manila, RD. Domincs Baldawins Masriat yang kini melayani sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, menyampaikan renungan rohani yang menyentuh hati, mengajak umat merenungkan makna sejati harta surgawi.

Sejenak Sabda: Pesan Tuhan yang Menyegarkan Jiwa

Dalam perenungannya yang diberi tajuk Sejenak Sabda, RD. Domincs mengajak seluruh umat untuk membuka hati terhadap firman Tuhan yang diambil dari bacaan liturgi Hari Biasa Pekan Biasa XI:

  • Bacaan I: 2 Korintus 11:18, 21b-30
  • Bacaan Injil: Matius 6:19-23

Dengan penuh kelembutan dan hikmat, Pastor Domincs menegaskan bahwa Allah senantiasa memberkati umat-Nya yang setia mengarahkan hati pada harta surgawi, bukan hanya pada kekayaan duniawi yang sifatnya sementara.

Harta Surgawi yang Kekal: Lebih Utama dari Harta Dunia

Renungan pertama mengajak umat untuk mengumpulkan harta di surga, bukan di bumi. Harta dunia seperti uang, properti, dan barang-barang berharga memang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, namun hanya bersifat sementara dan dapat rusak atau dicuri.

Sebaliknya, harta surgawi bersifat kekal, berupa relasi akrab dengan Allah dan pembentukan karakter ilahi seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, serta penguasaan diri.

Pastor Domincs mengajak umat merenung: “Apa gunanya memiliki harta dunia tetapi hati tidak damai? Bukankah semua harta ini kelak akan kita tinggalkan?” Renungan ini menjadi undangan bagi umat untuk menjadikan harta dunia sebagai sarana untuk menggapai kekayaan rohani yang lebih mulia di mata Tuhan.

Di Mana Hartamu Berada, Di Situ Hatimu Berada

Pada bagian kedua renungan, Pastor Domincs mengingatkan bahwa tempat kita meletakkan harta juga menentukan arah hati kita.

Bila hati terpaut pada hal duniawi, maka kegelisahan dan kekhawatiran akan terus membelenggu. Sebaliknya, bila hati terarah pada Allah, damai sejahtera yang sejati akan mengalir dalam hidup.

“Arahkanlah hatimu pada harta surgawi, agar hidupmu dipenuhi damai dan sukacita kekal,” pesan beliau dengan penuh kasih.

Mata Sebagai Pelita Tubuh

Renungan ketiga mengajak umat untuk memeriksa ‘mata hati’. Yesus dalam Injil mengatakan bahwa mata adalah pelita tubuh. Bila mata baik, teranglah seluruh tubuh, tetapi bila mata jahat, maka gelaplah seluruh hidup.

Pastor Domincs mengajak umat untuk jujur pada diri sendiri: Apakah mata hati kita masih terarah hanya pada kenikmatan dunia, atau sudah mengarah pada terang keselamatan kekal? Fokus pada harta surgawi membuat hidup menjadi berkat bagi diri sendiri dan sesama, terhindar dari keserakahan dan kesombongan duniawi.

Doa Penutup: Mohon Kasih dan Berkat Allah

Sebagai penutup, Pastor Domincs memanjatkan doa penuh harap agar setiap umat sungguh-sungguh dimampukan untuk mengumpulkan harta surgawi, hidup dalam damai dan kebahagiaan abadi bersama Allah di surga:

“Ya Allah, berkatilah kami. Semoga dengan kasih-Mu, kami menghayati sabda-Mu dalam hidup sehari-hari. Mampukan kami mengumpulkan harta surgawi agar kelak dapat hidup damai dan bahagia bersama Engkau di Kerajaan Surga.”

Salam Kasih dan Doa dari Manila

Melalui refleksi sederhana namun bermakna ini, RD. Domincs Baldawins Masriat sekali lagi menegaskan panggilannya sebagai pewarta sabda di tengah kesibukan studi dan pelayanan pastoral di Filipina.

Salam kasih dan doa beliau menjadi pesan hangat bagi umat di tanah air, khususnya di Kepulauan Tanimbar, agar senantiasa mengarahkan hidup pada perkara surgawi.