RD Ponsianus Ongirwalu: Berbagi Kasih untuk Anak-Anak Hebat di Paroki Hati Kudus Yesus
Oleh: joko
Sesudah Novena Santo Yudas Tadeus, Paroki HKY Olilit Barat Gelar Aksi Kasih untuk Anak-Anak Hebat, Sepenggal Cinta untuk Anak-Anak Penerus Bangsa
Pastor Paroki, RD Ponsianus Ongirwalu: “Keluarga adalah tempat di mana cinta akan selalu ada, pendidikan sebagai kunci masa depan, doa dan dukungan jadi penyemangat, doa novena, membawa harapan baru bagi anak-anak di Tanimbar.”
Doa dan Kasih di Bawah Naungan Gereja
http://suaraanaknegerinews.com | Selasa pagi, 2 September 2025, suasana hangat menyelimuti Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) di Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Umat berkumpul dalam perayaan Misa yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki, RD Ponsianus Ongirwalu.
Misa pagi itu bukan hanya bagian dari doa bersama, tetapi juga rangkaian Novena Santo Yudas Tadeus hari kedua. Sejenak, suasana sakral berubah menjadi momentum penuh kasih, ketika umat berinisiatif menghadirkan perhatian khusus bagi anak-anak yang disebut sebagai “anak-anak hebat”.
Pesan Cinta dari Pastor Paroki
Dalam renungannya, RD Ponsianus Ongirwalu mengingatkan makna sederhana dari kebahagiaan:
“Di dunia ini kita tidak perlu memiliki semuanya agar bisa hidup bahagia. Cukup mensyukuri apa dan siapa yang ada bersama kita saat ini. Mungkin tidak sempurna, tetapi keluarga tetaplah keluarga, di mana cinta akan selalu ada.”
Bagi umat, pesan itu bukan hanya kata-kata, melainkan ajakan untuk terus merawat cinta kasih di dalam keluarga dan masyarakat.
Tanda Kasih untuk Penerus Bangsa
Usai Misa, umat Paroki HKY melalui kegiatan HKY Pung Carita memberikan tanda cinta untuk anak-anak. Bentuk perhatian itu sederhana, berupa uang transport dan buku tulis untuk menunjang pendidikan mereka. Namun di balik kesederhanaan itu, terselip harapan besar.
“Anak-anak hebat ini adalah titipan Tuhan untuk kami menjaganya. Semoga mereka tidak putus asa, tetapi selalu semangat dalam mengejar pendidikan. Kami hanya bisa memberikan sedikit tanda cinta, semoga kelak mereka berhasil untuk bangsa dan negara tercinta,” demikian pesan yang mengalir dari hati umat.
Harapan yang Terus Bergema
Kegiatan ini menjadi peneguh semangat bahwa kasih tak selalu diukur dari besarnya materi, melainkan dari ketulusan hati untuk saling menguatkan. Dari HKY Olilit Barat, gema doa dan kasih itu menyebar, menyentuh hati banyak orang, dan menegaskan kembali makna sejati keluarga: tempat di mana cinta tak pernah hilang.