RD Ponsianus Ongirwalu Hadirkan Gereja di Tengah Keluarga
http://suaraanaknegerinews.com| Saumlaki- Kehadiran RD Ponsianus Ongirwalu di tengah umat Rukun Santo Kristoforus, Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Rabu (6/5/2026), menghadirkan suasana batin yang hangat dan penuh makna. Kunjungan pastoral dari rumah ke rumah itu menjadi ruang perjumpaan yang sederhana, namun menyentuh inti kehidupan iman keluarga.
Dalam rentang waktu pagi hingga menjelang siang, Pastor bersama pengurus rukun menyapa umat secara langsung di kediaman mereka. Bagi banyak keluarga, kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan pengalaman iman yang menghidupkan kembali kesadaran akan kehadiran Tuhan di dalam keluarga.
Salah satu warga, Oce Betaubun, mengungkapkan kesan mendalam atas kunjungan tersebut. Ia menyebut kehadiran Pastor sebagai penyejuk batin di tengah rutinitas kehidupan.
“Kehadiran Pastor dan Pengurus Rukun pagi ini seperti embun yang menyejukkan. Kami merasa disapa secara pribadi oleh Gereja. Doa yang dipanjatkan di ruang tamu kami membawa damai yang berbeda,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Antonius Bwarlely, yang melihat kunjungan ini sebagai pengingat untuk kembali pada kesederhanaan iman dalam kehidupan sehari-hari. “Dialog santai tadi menyadarkan kami bahwa iman itu sederhana: setia pada perkara-perkara kecil dalam keluarga,” tuturnya.
Bagi umat lainnya, kehadiran Pastor yang berjalan menyusuri lorong-lorong rumah menghadirkan gambaran nyata tentang Gereja yang hidup dan berjalan bersama umat. Liberatus Londar menyebut pengalaman itu sebagai kesaksian iman yang tak terlupakan.
“Kami merasa tidak sendirian dalam menghadapi pergumulan hidup; ada komunitas yang peduli dan mendoakan,” katanya.
Kunjungan ini juga membawa dampak emosional yang kuat bagi sebagian keluarga. Eddy Batyefwal mengaku merasakan kelegaan batin setelah perjumpaan tersebut.
“Kami merasa dirangkul kembali untuk lebih aktif dalam kegiatan lingkungan dan tidak hanya menjadi penonton dalam kehidupan menggereja,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Rukun Santo Kristoforus menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan solidaritas antarumat sebagai satu keluarga iman.
“Mari kita jaga kekompakan rukun kita sebagai satu keluarga besar, saling memikul beban satu sama lain dalam iman,” pesannya.
Sementara itu, RD Ponsianus Ongirwalu menegaskan bahwa inti dari kunjungan pastoral ini adalah menghadirkan Gereja secara nyata di tengah kehidupan keluarga.
“Gereja sesungguhnya ada di sini, di dalam keluarga-keluarga kalian. Tetaplah menjadi garam dan terang di Olilit Barat ini. Jangan takut, sebab Tuhan menyertai setiap langkah dan usaha kalian,” ungkapnya penuh kasih.
Kunjungan pastoral ini menjadi penegasan bahwa pelayanan Gereja tidak berhenti di altar, melainkan terus hidup di dalam rumah tangga umat. Dari ruang tamu sederhana hingga doa bersama keluarga, iman dirawat dan diperkuat dalam kebersamaan.
Dengan semangat itu, kehadiran Pastor di tengah umat bukan hanya mempererat relasi, tetapi juga meneguhkan harapan bahwa dalam setiap keluarga, Gereja tetap hidup, bertumbuh, dan menjadi sumber kekuatan bagi perjalanan iman umat.(jk)