Refleksi Pesta Transfigurasi: RD. Domincs Baldawins Masriat Ajak Umat Hidup dalam Kemuliaan Kristus
Oleh : joko
Suara Iman dari Manila: Pastor Domincs Baldawins Bagikan Pesan Mendalam di Hari Raya Penampakan Kemuliaan Yesus
Dalam momen Pesta Transfigurasi Tuhan, RD. Domincs Baldawins Masriat mengajak umat untuk menjadikan hidup sebagai sumber sukacita Kristus bagi sesama.
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina – Rabu, 6 Agustus 2025 — Dalam suasana sakral perayaan Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya, suara refleksi iman menggema dari Central Seminary, University of Santo Tomas (UST) Manila.
Adalah RD. Domincs Baldawins Masriat, imam muda asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, yang kini menjalani panggilannya sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, membagikan permenungan rohani bertajuk Sejenak Sabda.
Dalam pesannya yang sederhana namun sarat makna, RD. Domincs mengajak umat untuk merenungkan kuasa dan kemuliaan Yesus sebagai Anak Allah, sebagaimana digambarkan dalam bacaan-bacaan liturgi hari itu:
- Bacaan I: Daniel 7:9-10, 13-14
- Bacaan II: 2 Petrus 1:16-19
- Injil: Lukas 9:28b-36
Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya: Pesan Iman Bagi Kita
Menurut RD. Domincs, peristiwa transfigurasi Yesus merupakan bekal iman yang kuat bagi umat Kristiani. Peristiwa ini memperlihatkan kepada kita bahwa Yesus sungguh adalah Anak Allah, yang memiliki kuasa atas langit dan bumi, dengan kemuliaan-Nya yang kekal abadi.
“Berpegang teguhlah pada-Nya. Dengarkanlah segala sesuatu yang telah Dia ajarkan dan laksanakanlah dalam kehidupan kita setiap hari, agar kelak kita memperoleh keselamatan dalam kemuliaan-Nya,” pesan RD. Domincs dengan penuh keteguhan iman.
Keluar dari Zona Nyaman: Menjadi Sumber Sukacita Kristus
Dalam refleksi lanjutannya, Pastor Domincs menekankan panggilan hidup Kristiani untuk keluar dari diri sendiri — dari zona nyaman, dari kepentingan pribadi, dan dari egoisme.
“Kita harus berani keluar dari zona nyaman. Harus berani menderita demi keselamatan dan kebahagiaan orang lain. Jadikan hidup kita bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain,” ucapnya.
Ia mengajak umat untuk menghidupi semangat pengorbanan Kristus, agar setiap pribadi mampu menjadi sumber sukacita dan penghiburan bagi sesama, terutama mereka yang paling membutuhkan pertolongan dan perhatian.
Doa dan Harapan: Menjadi Pribadi yang Membahagiakan Sesama
Sebagai penutup, RD. Domincs menyampaikan doa sederhana namun penuh kekuatan rohani: “Ya Allah, berkatilah kami agar kami mampu membahagiakan sesama kami.”
Dengan penuh kasih, ia menutup refleksi harian itu dengan sapaan penuh doa dan harapan: salam kasih dan doa, RD. Domincs Baldawins Masriat
Pesan Iman dari Diaspora: Suara Pastoral Anak Bangsa dari Negeri Seberang
Kehadiran RD. Domincs di Filipina tidak hanya sebagai pelajar teologi atau Pastor Mahasiswa semata, melainkan juga duta kasih Kristus dari Tanah Tanimbar, yang mewakili suara umat Katolik Indonesia di negeri seberang.
Melalui renungan seperti Sejenak Sabda, ia terus membagikan cahaya pengharapan dan kekuatan iman, tidak hanya bagi diaspora Indonesia di Filipina, tetapi juga untuk umat Katolik di tanah air yang haus akan pencerahan rohani.
Artikel ini merupakan bagian dari seri “Suara Anak Negeri Pastoral Nusantara”, yang menyoroti karya dan refleksi para imam Indonesia di luar negeri.
Jika Anda memiliki kisah inspiratif serupa, hubungi redaksi kami untuk dimuat dalam rubrik ini.