Sabda Damai dari Manila: RD. Domincs Baldawins Masriat Bawakan Pesan Rohani untuk Umat
Oleh: joko
Pastor Mahasiswa asal Tanimbar Membagikan Harapan dan Doa dari UST Manila: Tinggalkan Cara Hidup Lama, Ikuti Jalan Kristus
RD. Domincs Baldawins Masriat Bagikan Pesan Iman dari Central Seminary UST Manila
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina – Bertempat di Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Kamis, 4 September 2025, RD. Domincs Baldawins Masriat, putra asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, yang kini bertugas sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, membagikan renungan iman dalam sapaan rohani bertajuk Sejenak Sabda.
Dalam suasana hening dan penuh syukur, RD. Domincs mengajak umat untuk senantiasa membuka hati pada kasih Allah. Ia menekankan bahwa dalam setiap persoalan hidup, Yesus selalu hadir dan mengetahui segala kesulitan yang dialami umat-Nya.
Bacaan Liturgi Hari Itu
- Bacaan Pertama: Kolose 1:9-14
- Bacaan Injil: Lukas 5:1-11
Kedua bacaan ini menjadi dasar permenungan yang diangkat RD. Domincs untuk menyampaikan pesan rohaninya kepada umat.
Pesan Tuhan yang Dibagikan
1. Yesus Mengetahui Segala Persoalan Hidup
RD. Domincs mengingatkan bahwa Yesus mengetahui segala hal yang terjadi dalam hidup manusia. Karena itu, umat diajak untuk memberi ruang dalam hati dan keluarga agar Kristus hadir dan berkarya.
“Percayalah, segala berkat akan terjadi bila kita menyertakan Yesus dalam hidup. Persoalan bisa diatasi karena kita mendengarkan dan melaksanakan sabda-Nya,” ungkapnya penuh keyakinan.
2. Meninggalkan Kehidupan Lama dan Mengikuti Kristus
Pesan kedua yang ditekankan adalah ajakan untuk semakin dekat kepada Yesus setelah menerima berkat dan keselamatan. RD. Domincs mencontohkan sikap Rasul Petrus dan para murid yang berani meninggalkan kehidupan lama demi mengikuti Kristus.
“Semoga kita sungguh tertarik mengikuti Yesus dengan meninggalkan kecemasan, kekhawatiran, dan cara hidup lama yang membawa pada kebinasaan,” tuturnya.
Doa dan Salam Kasih
Sebagai penutup renungan, RD. Domincs mengajak umat untuk berdoa:“Ya Allah, semoga berkat-Mu mengantar kami untuk semakin setia pada Putera-Mu, Yesus Kristus.”
Ia menutup pesan tersebut dengan sapaan hangat: Salam kasih dan doa, RD. Domincs Baldawins Masriat.
Refleksi dan Harapan
Pesan sederhana namun mendalam dari seorang putra bangsa di perantauan ini menjadi pengingat bahwa iman bukan sekadar ritual, tetapi sebuah keputusan hidup.
Ajakan RD. Domincs agar umat berani meninggalkan pola hidup lama demi mengikuti Kristus menjadi seruan rohani yang relevan, khususnya di tengah tantangan kehidupan modern.