May 14, 2026

Menjemput Investasi Hijau: Tanimbar Susun RUPM 2025–2045 untuk Masa Depan Berkelanjutan

Oleh: joko

Tanimbar Buka Pintu Investasi: RUPM Jadi Panduan Pembangunan Ekonomi Daerah, menyongsong Blok Masela: RUPM Tanimbar Disiapkan dengan Kolaborasi Multisektor, rancang Peta Jalan Investasi Menuju Indonesia Emas 2045

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dorong sinergi pemerintah, swasta, dan masyarakat, fokus pada investasi berkelanjutan, energi hijau, serta penguatan UMKM dan pariwisata, panduan investasi strategis berbasis potensi lokal.

Menyongsong Tanimbar Maju dan Berkelanjutan

http://suaraanaknegerinews.com | Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar resmi memulai penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) 2025–2045. Dokumen strategis ini akan menjadi panduan arah pembangunan ekonomi daerah yang selaras dengan visi nasional Indonesia Emas 2045.

Disusun dengan melibatkan tim ahli independen dari CV Fadira Perdana, RUPM Tanimbar diharapkan dapat menghadirkan peta jalan investasi yang lebih terukur, berkelanjutan, serta berpihak pada masyarakat lokal.

Asisten II Bupati Kepulauan Tanimbar, Agustinus Songopnuan, S.T., menegaskan bahwa perencanaan investasi harus sejalan dengan kebutuhan daerah tanpa mengorbankan masyarakat. “Rencana aksi dituangkan dalam renstra. Pemberdayaan ekonomi masyarakat, koperasi, bumdes, dan UKM harus jadi prioritas,” ungkapnya.

0-0x0-0-0#

RUPM sebagai Panduan Investasi

RUPM Kabupaten Kepulauan Tanimbar disusun berdasarkan RPJPN 2025–2045, yang menekankan pembangunan berkelanjutan, ekonomi berbasis maritim, serta kesejahteraan masyarakat.

Tujuan utama dokumen ini antara lain, memberikan informasi awal bagi calon investor, menjadi rujukan bagi OPD dalam menyusun strategi pembangunan, memastikan sinergi antara pusat, provinsi, dan kabupaten dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Menurut Plt. Kepala DPMPTSP Tanimbar, Yongki Souisa, A.STP, sektor primer seperti perikanan, pertanian, dan energi akan menjadi andalan. “Kita sudah belajar dari contoh pengelolaan investasi di IKN. Untuk Blok Masela, perencanaan harus matang agar memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Potensi Unggulan: Dari Laut Hingga Energi

Kepulauan Tanimbar menyimpan berbagai potensi strategis, mulai dari perikanan (tuna, cakalang, lobster, rumput laut), pertanian dan perkebunan (kelapa, pala, hortikultura), hingga cadangan migas di Blok Masela yang menjadi proyek strategis nasional.

Selain itu, wilayah ini juga memiliki prospek besar di sektor energi terbarukan, seperti surya, angin, dan gelombang laut. Sementara sektor pariwisata bahari dan budaya lokal kian dilirik sebagai daya tarik internasional.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak tantangan: keterbatasan infrastruktur, rendahnya investasi agroindustri, serta minimnya fasilitas pariwisata. RUPM diharapkan mampu menjawab kesenjangan ini dengan kebijakan yang tepat sasaran.

Kolaborasi dan Partisipasi

Sebagai bagian dari proses penyusunan, Pemkab Tanimbar menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada 4 September 2025. Pertemuan ini bertujuan menghimpun masukan lintas sektor, mulai dari pertanian, perikanan, infrastruktur, pariwisata, hingga tata ruang.

Brampi Moriolkosu, S.H., Pj. Sekda Tanimbar, menandatangani undangan resmi kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya koordinasi agar dokumen RUPM benar-benar mewakili kebutuhan daerah.

0-0x0-0-0#

Investasi dengan Wajah Humanis

Lebih dari sekadar angka dan data ekonomi, RUPM Tanimbar dirancang dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat pembangunan. Prinsip keberlanjutan, keterbukaan, perlindungan lingkungan, hingga perlakuan yang adil bagi investor lokal maupun asing menjadi pondasi.

Harapannya, investasi yang masuk ke Tanimbar bukan hanya memperbesar angka PDRB, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan teknologi lokal, memperkuat budaya, serta menjaga kearifan masyarakat pesisir.

Seperti dikatakan Asisten II, Agustinus Songopnuan, “Investasi tidak boleh mengorbankan pihak lain. Kandungan lokal harus dimanfaatkan, dan masyarakat harus menjadi bagian dari kemajuan ini.”

Kesimpulan

Penyusunan RUPM Kabupaten Kepulauan Tanimbar bukan hanya tentang menjemput modal, melainkan tentang menyiapkan masa depan daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Dengan potensi alam yang melimpah, posisi strategis di jalur maritim, dan komitmen pemerintah daerah, Kepulauan Tanimbar kini berdiri di gerbang baru investasi yang berkeadilan.