April 20, 2026
narasoma30

anto narasoma
(bagimu Jokpin)

langkahmu terhenti
ketika kata-kata tak mampu mengucap syair

sebab dari rangkaian kalimat yang tak mampu menyampaikan arti, makna dirimu raib di balik ajal

maka di dalam sajak inilah makammu mendoakan agar puisi kemarin menjadi plang nisanmu yang kudus beraroma bunga

lalu puluhan tahun sebelum kata-kata puisimu takluk ke dalam taklik ajalmu, maka bongkahan otakmu pun membacakan sajak tanpa air mata

maka bukalah ikatan syair penghabisan di antara sejumlah diksi terakhir. sebab namamu menjelma menjadi sajak kenangan

Palembang
10 Mei 2024