April 24, 2026

Sejenak Sabda di UST Manila: RD. Domincs Masriat Serukan Harapan dan Kasih dalam Tugas Hidup

Oleh : joko

Kasih Tuhan dan Kekuatan Memberi: Pesan RD. Domincs Masriat di Tengah Hiruk Pikuk Kampus Manila

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina – Di tengah dinamika kehidupan mahasiswa di Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST), Manila, RD. Domincs Baldawins Masriat, Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, menggelar sesi rohani bertajuk Sejenak Sabda pada Senin, 4 Agustus 2025.

Acara ini berlangsung penuh khidmat dan reflektif, menghadirkan semangat baru bagi para mahasiswa dan umat yang hadir. Dalam sapaan rohaninya, RD. Domincs tak hanya menyampaikan liturgi harian, tetapi juga menggugah kesadaran spiritual akan pentingnya berserah dan berbagi.

Liturgi dan Kehadiran yang Menyentuh

Sesi Sejenak Sabda diawali dengan pembacaan bacaan liturgi harian:

  • Bacaan I: Bilangan 11:4b–15
  • Bacaan Injil: Lukas 14:13–21
  • Peringatan Wajib: Santo Yohanes Maria Vianney, Imam

Dalam permenungan atas sabda Tuhan, RD. Domincs menyentuh sisi terdalam perjuangan manusia—khususnya generasi muda—yang sering kali merasa sendiri dalam menjalankan tanggung jawab.

Beban Hidup Tidak untuk Ditanggung Sendiri

“Sebagai manusia, kita tidak luput dari rasa lelah, beban, dan kesendirian dalam mengemban tugas. Tapi Tuhan tidak pernah tinggal diam. Ia hadir, melalui doa, firman, dan Ekaristi,” tutur RD. Domincs Masriat.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa seberat apapun hidup, iman kepada Tuhan adalah sumber kekuatan utama.

Ia menekankan bahwa Roh Kudus bekerja melalui banyak cara, baik melalui orang lain, situasi tak terduga, bahkan lewat keheningan batin, untuk memberi jalan keluar dan penghiburan bagi yang sedang tertekan.

Kasih yang Berbagi: Wujud Iman Nyata

RD. Domincs juga menekankan pentingnya melanjutkan kasih Tuhan kepada sesama. Dalam suasana yang penuh kehangatan, ia mengajak para mahasiswa untuk tidak takut berbagi, bahkan dalam kekurangan.

“Jangan pernah biarkan orang yang membutuhkan pergi dari hadapanmu tanpa merasakan damai. Jika tidak bisa berbagi materi, berikanlah perhatian, sapaan, dan cinta kasih. Itu pun bagian dari pelayanan,” ujarnya.

Baginya, tindakan kasih tak harus dalam bentuk besar. Senyum tulus, sapaan hangat, atau waktu yang diberikan dengan ikhlas dapat menjadi sarana Tuhan bekerja melalui kita.

Doa sebagai Penutup Harapan

Kegiatan Sejenak Sabda ditutup dengan sebuah doa yang sederhana namun sarat makna: “Ya Allah, berkatilah kami agar kami mampu membawa damai, cinta, dan sukacita bagi sesama kami.”

Doa itu bergema di ruangan, menutup sesi dengan perasaan damai dan harapan yang diperbarui.

RD. Domincs dan Dedikasi untuk Mahasiswa

RD. Domincs Baldawins Masriat, yang kini melayani sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, tak hanya menjadi figur spiritual bagi komunitas Indonesia di Filipina, tetapi juga menjadi suara penguat bagi mereka yang jauh dari kampung halaman.

Dengan pendekatan yang lembut, reflektif, dan membumi, ia menyalurkan kasih Tuhan melalui kata dan tindakan.