April 20, 2026
Sel Cinta yang Menghidupkan, Jawa Indonesia (1)

Yusuf Achmad

Aku seperti sel, bulat namun tak bersekat,
Bagaikan entitas dalam kegelapan, tak terikat,
Penuh dengan tekad yang tak akan pudar,
Padat, bukan kosong, tapi berzat.

Ingin kulihat tekad ini meloncat,
Bulat tak berkarat,
Tak terhalang-sekat, segar dan sehat,
Tak peduli sel yang dingin, ombak, atau angin,
Aku tetap merasakan cinta yang terus bergerak.

Mengejar cita yang harus terkuak dan nyata,
Tak mau semua menjadi tiada, cintaku tak tergoyah,
Aku ingin cintaku selalu ada, selalu mencinta,
Seperti sel yang terus hidup, tak pernah mati.

Dengan langkah pasti, kutempuh jalan ini,
Meski banyak rintangan, cinta tetap bersemi,
Laksana sel membelah diri, tumbuh tanpa henti,
Selalu hidup, dalam hatiku penuh energi.

Dalam setiap napas dan detik yang berlalu,
Cinta ini takkan luntur, tetap setia dan syahdu,
Menyeruak dalam gelap, memberi terang lembut,
Menghiasi jiwa dengan kasih yang abadi.

Dalam keindahan persatuan, cinta kita tak terbagi,
Menyembuhkan luka dalam pelukan yang hangat,
Selalu hidup, mencipta kebahagiaan sejati,
Menguatkan hati, menyatukan jiwa yang terluka.

Surabaya, 6-22-2023