Selamat Datang Pemimpin Kami, Selamat Berkarya Bagi Rakyat Waropen
Refleksi Paulus Suweni)*
–
Tanggal 5 Maret 2025 besok, akan menjadi momen yang penuh makna bagi masyarakat Kabupaten Waropen, Provinsi Papua Tengah. Pada hari itu, dua tokoh Putera Papua, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si, dan Yoel Boari, akan tiba di pelabuhan laut pusat ibu kota Waropen untuk memulai tugas baru mereka sebagai Bupati dan Wakil Bupati Waropen periode 2025-2030. Perjalanan mereka, baik secara pribadi maupun dalam hal politik, telah menjadi perjalanan panjang yang penuh perjuangan, pengorbanan, dan tentu saja harapan.

Kehadiran Fransiskus Xaverius Mote di tengah masyarakat Waropen lebih dari sekadar perjalanan politik semata. Ia datang dengan semangat pelayanan yang mendalam, bukan hanya untuk mengurus masalah administratif atau politis, tetapi juga untuk menyentuh sisi kemanusiaan. Bagi FX Mote, kemenangan bukanlah sekadar memperoleh jabatan atau kekuasaan, tetapi tentang bagaimana ia dapat membawa rakyat Waropen kepada kehidupan yang lebih baik.
F.X. Mote mungkin mengalami jatuh bangun dalam berbagai karier politiknya, namun ia selalu memandang Tuhan sebagai Pemenang sejati dalam hidupnya. Kepercayaannya kepada Tuhan memberikan keteguhan dalam setiap langkah yang diambilnya.
Begitu pula dengan Yoel Boari, seorang tokoh dari Waropen yang sederhana, namun penuh semangat dalam melayani rakyat. Sebagai Wakil Bupati, Boari bukanlah sosok yang mencari kemegahan atau popularitas pribadi, tetapi seorang pelayan yang berfokus pada kebutuhan rakyat. Kesederhanaan Boari, yang justru menjadi kekuatannya, membuktikan bahwa pemimpin yang baik bukanlah mereka yang tampil dengan kekuatan fisik atau retorika yang megah, tetapi mereka yang dapat hadir dengan rendah hati dan tulus untuk membantu masyarakat. Kedua tokoh ini adalah gambaran dari pelayanan yang didasarkan pada nilai-nilai kemanusiaan yang sangat dalam.
Fransiskus Xaverius Mote dan Yoel Boari dua tokoh yang memiliki kesamaan yang sangat mendalam, yaitu kesadaran untuk “Diam dalam Hadirat Tuhan” dalam setiap tindakan dan keputusan yang mereka ambil. Kepemimpinan mereka bukan hanya soal melakukan tugas administratif, tetapi lebih pada pemahaman bahwa mereka adalah alat bagi Tuhan dalam mewujudkan kebaikan di tengah masyarakat. Hal inilah yang membuat kepemimpinan mereka dinantikan rakyat Waropen.
Masyarakat Waropen yang kini siap menyambut kedatangan Drs. Fransiskus Xaverius Mote dan Yoel Boari bukan hanya menyambut seorang Bupati dan Wakil Bupati, tetapi juga dua pelayan yang siap mengabdikan diri bagi kesejahteraan mereka. Dalam setiap langkahnya, mereka membawa harapan bagi rakyat Waropen. Sebagai pemimpin yang telah terpilih melalui proses demokrasi, mereka menyadari bahwa amanah yang diberikan bukanlah sesuatu yang ringan, namun juga merupakan kesempatan besar untuk berbuat lebih baik bagi masyarakat.
Momen penjemputan yang akan berlangsung pada 5 Maret 2025 adalah puncak dari perjalanan panjang yang penuh perjuangan. Itu adalah sebuah simbol dari harapan yang terus menyala bagi rakyat Waropen. Tidak tentang dua tokoh yang satu datang dari Gunung dan yang satu dari Pantai, tetapi juga tentang bagaimana mereka hadir sebagai pemimpin yang berkomitmen untuk melayani dan memberikan yang terbaik bagi Masyarakat Waropen.
Pelayanan ini tidak hanya akan dilihat dari pencapaian atau program-program yang berhasil dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan mereka untuk menyentuh hati rakyat, memahami kebutuhan mereka, dan berjuang untuk kesejahteraan mereka. Bupati dan Wakil Bupati yang baru ini telah memahami bahwa kepemimpinan yang sejati bukan hanya tentang memerintah, tetapi juga tentang menjadi pelayan yang setia, yang mendengarkan suara rakyat, dan berusaha mewujudkan keinginan mereka dalam kerangka kebajikan dan keadilan.
Selamat datang, Bupati Drs. F.X Mote, M.Si dan Wakil Bupati Yoel Boari. Waropen siap menanti pelayananmu dalam lindungan Tuhan.
)*Paulus Suweni adalah Kepala Suku Besar Masyarakat Adat Waropen