April 22, 2026

Semangat “Lolorain” Menggema di HUT KKT ke-26: Atubul Dol Rayakan dengan Kebersamaan

Oleh : joko

HUT KKT ke-26: Warga Atubul Dol Bersatu dan Berdaulat, Mantapkan Langkah Menuju Tanimbar Maju, Rayakan dengan Lomba, Doa, dan Pesta Rakyat

Pj. Kepala Desa Ajak Warga Menjaga Kebersamaan dan Menghayati Makna Kebebasan, Perayaan HUT KKT di Atubul Dol Penuh Warna, Penuh Cinta Negeri Lolorain, Lomba Adat hingga Pesta Rakyat Menyatukan Seluruh Elemen Masyarakat Desa

http://suaraanaknegerinews.com | Desa Atubul Dol, Kabupaten Kepulauan Tanimbar – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) ke-26 yang digelar di Desa Atubul Dol berlangsung khidmat dan penuh semangat. Dengan mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Tanimbar Maju”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Desa Atubul Dol untuk memperkuat semangat persatuan dan pengabdian kepada masyarakat.

Upacara dipimpin langsung oleh Penjabat Kepala Desa Atubul Dol, Everardus Fasse, SE, yang membacakan amanat Bupati KKT dan kemudian menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh warga. Dalam amanatnya, Pj. Kepala Desa menekankan pentingnya menjaga kebersamaan demi kemajuan desa yang dikenal dengan sebutan “Lolorain” ini.

“Dalam pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat, kita tentu akan menghadapi banyak tantangan. Namun dengan kekompakan dan kesadaran bersama, setiap peluang dapat dimanfaatkan untuk memberikan pengabdian yang membawa manfaat bagi semua pihak,” ujar Fasse.

Makna Kebebasan dalam Bingkai Kekeluargaan

Lebih lanjut, Pj. Kepala Desa mengingatkan masyarakat tentang arti kebebasan yang dijamin oleh konstitusi. Menurutnya, kebebasan adalah hak setiap warga, namun tetap harus dijalankan dengan rasa tanggung jawab dan semangat kekeluargaan.

“Tidak ada kebebasan yang tanpa batas. Kebebasan seseorang harus dijalankan tanpa mengganggu hak dan kebebasan orang lain,” tegasnya.

Ia juga berharap, seiring bertambahnya usia Kabupaten Kepulauan Tanimbar, seluruh warga terus menumbuhkan akhlak mulia dan semangat belajar agar dapat mengikuti perkembangan zaman. “Mari terus berinvestasi pada hal-hal baik dalam pikiran dan tindakan kita,” tambahnya.

Kebersamaan dari Doa hingga Pesta Rakyat

Upacara HUT KKT ke-26 ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari Pj. Ketua TP PKK Desa, anggota BPD, kepala sekolah dan para guru, tenaga kesehatan, lembaga adat, tokoh agama, mahasiswa KKN, hingga seluruh kelompok profesi dan warga desa.

Doa pembukaan dipimpin oleh RD Antonius Fanumby, Vikaris Parokial Gereja Santo Petrus dan Paulus, yang dalam doanya mengajak seluruh warga Lolorain untuk senantiasa menjaga persaudaraan dan keakraban demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Lomba Adat dan Kreativitas Warga

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lomba yang memeriahkan suasana desa. Warga antusias mengikuti lomba busana adat paling menarik, lomba dasawisma (kebun toga), lomba bakar batu, serta senam kreasi antar-RT.

Dari enam RT yang berpartisipasi, RT 1 keluar sebagai juara umum di bawah kepemimpinan ketua RT yang dikenal periang, Johanis Bey Lartutul, akrab disapa Bung Abang Jago.

Sebagai puncak acara, dilakukan pemotongan tumpeng HUT KKT ke-26, disusul pesta rakyat yang berlangsung meriah di area Unit Pengelola Benih (UPB), wilayah RT 006 RW 03.

Pesan Penutup: “Lolorain Itu Katong”

Mengakhiri rangkaian peringatan, Pj. Kepala Desa Everardus Fasse kembali menegaskan pentingnya menjaga salam dan identitas desa, yakni “Lolorain itu Katong”, sebagai simbol kebersamaan dan jati diri masyarakat Atubul Dol.

Perayaan HUT KKT di Desa Atubul Dol bukan sekadar seremoni, tetapi juga cerminan nyata semangat gotong royong, persaudaraan, dan cinta terhadap tanah Tanimbar yang terus tumbuh di hati setiap warganya.