April 19, 2026

Suara Damai dari Filipina: RD. Domincs Baldawins Masriat Ajak Umat Menjadi Tanah yang Baik bagi Sabda Allah

Oleh : joko

RD. Domincs Baldawins Masriat: Mari Lunakkan Hati untuk Menumbuhkan Sabda Tuhan

Empat gambaran tanah menjadi refleksi akan bagaimana sabda Allah diterima dalam hidup kita: dari yang keras hingga yang berbuah limpah.

http:/suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina – 23 Juli 2025
Di tengah semangat para calon imam dan mahasiswa teologi di Central Seminary UST Manila, suara tenang dan penuh kasih dari RD. Domincs Baldawins Masriat, imam asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, menggema melalui refleksi rohani yang ia sampaikan dalam sesi “Sejenak Sabda”, Rabu pagi ini.

Dalam renungan harian bertemakan liturgi Hari Biasa Pekan XVI, RD. Domincs mengangkat pesan dari bacaan Injil Matius 13:1-9, tentang perumpamaan penabur, yang mengajak setiap umat untuk menguji dan menyelami kondisi hati masing-masing dalam menerima sabda Allah.

“Allah itu Mahabaik, sehingga sabda-Nya ditaburkan ke dalam hati setiap orang,” ujar RD. Domincs lembut namun penuh makna. “Tapi, apakah hati kita cukup rendah hati dan terbuka untuk menerimanya?”

Ia menggambarkan hati manusia melalui empat jenis tanah:

  1. Tanah di pinggir jalan – hati yang menolak firman dan membiarkan diri dikuasai oleh pengaruh jahat.
  2. Tanah berbatu-batu – hati yang menerima sabda dengan sukacita namun mudah goyah saat menghadapi tantangan.
  3. Tanah penuh semak duri – hati yang terhimpit oleh kekhawatiran duniawi, sehingga sabda tidak menghasilkan buah.
  4. Tanah yang baik – hati yang mendengarkan, menerima, memahami, dan melaksanakan sabda Allah dengan kesetiaan.

Melalui permenungan ini, RD. Domincs mengajak umat untuk melakukan refleksi pribadi: “Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah hati kita bagaikan tanah yang baik atau justru seperti tanah berbatu, semak duri, atau pinggir jalan?”

Doa dan Harapan
Renungan ditutup dengan ajakan doa agar setiap hati menjadi ladang subur bagi sabda Tuhan: “Ya Allah, lunakkanlah hati kami agar sungguh-sungguh menjadi tanah yang baik bagi sabda-Mu.”

Dengan salam kasih dan doa, RD. Domincs Baldawins Masriat terus mewartakan kabar sukacita dari negeri seberang.

Kehadirannya sebagai Pastor Mahasiswa Indonesia di UST Manila bukan hanya menjadi simbol pelayanan lintas budaya, tetapi juga jembatan rohani antara umat di Tanah Air dan diaspora Indonesia yang tersebar di dunia.