“Suara dari Waena Didengar: Bupati Waropen F.X. Mote Temui Mahasiswa Usai Pesta Rakyat di Jayapura”
Laporan Paulus Laratmase
–
Biak, 2 November 2025 — Seruan terbuka salah satu mahasiswa asal Kabupaten Waropen yang diunggah melalui media sosial Facebook, akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Bupati Waropen, Drs. F.X. Mote, M.Si. Unggahan tersebut berisi harapan agar Bupati dapat meluangkan waktu menemui mahasiswa Waropen di Jayapura, khususnya yang berasrama di Jalan Proyek Waena, di sela kegiatan “Pesta Rakyat” yang digelar Pemerintah Provinsi Papua di Kantor Gubernur Dok II, Jayapura, Jumat (31/10/2025).
Menanggapi hal itu, Bupati F.X. Mote menunjukkan respons cepat dan kepedulian tinggi terhadap warganya di perantauan. Dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Minggu (2/11/2025), di tengah padatnya agenda pascaacara Pesta Rakyat, Bupati Mote menjelaskan bahwa dirinya telah menemui langsung para mahasiswa Waropen di Waena sesaat setelah acara berakhir. “Saya dipilih oleh rakyat. Artinya saya dipercayakan rakyat Waropen untuk mendengar apa yang menjadi keluh-kesah mereka,” ujar Bupati Mote dengan nada tegas namun bersahabat.
Pertemuan antara Bupati dan mahasiswa tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para mahasiswa yang tinggal di asrama Waena bergegas berkumpul begitu mendengar kabar bahwa Bupati mereka datang berkunjung. “Saya pernah menjadi mahasiswa,” kenang Bupati Mote. “Jadi saya tahu betul bagaimana rasanya ingin bertemu dengan pemimpin daerah ketika sedang berada di kota studi. Mereka ingin didengar, dan itu kewajiban saya untuk hadir.”
Lebih lanjut, Bupati Mote menegaskan bahwa perhatian terhadap mahasiswa bukan hal baru bagi pemerintah daerah Waropen. Sejak awal masa jabatannya, ia telah melakukan kunjungan ke Jayapura untuk berdialog langsung dengan mahasiswa dan mendengar berbagai persoalan yang mereka hadapi. “Beberapa minggu setelah kami dilantik, saya sudah datang menemui mereka. Kami berkomitmen untuk menjawab sebisa mungkin kebutuhan mahasiswa melalui anggaran daerah yang terbatas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya tanggung jawab timbal balik antara pemerintah dan mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh mahasiswa Waropen, terutama yang kuliah di Fakultas Kedokteran, telah mendapat dukungan pembiayaan penuh dari APBD Waropen. “Kami ingin mereka fokus belajar, lalu setelah selesai, kembali mengabdi di tanah kelahiran mereka,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Bupati F.X. Mote menekankan pesan penting bagi generasi muda Waropen. “Tidak semua harus menjadi pegawai negeri. Jika mereka bisa membuka usaha di bidang pariwisata, perikanan, atau bidang lain sesuai keahliannya, itu sudah sangat membantu pemerintah mengurangi pengangguran. Yang utama adalah kesadaran bahwa kampung halaman tetap menjadi tempat pertama dan utama untuk berkarya,” tutup Bupati Mote penuh harapan.