April 25, 2026

Suara Rohani dari Tanimbar Menggema di Manila: RD. Domincs Baldawins Masriat Ajak Umat Hidup dalam Ketulusan dan Sukacita

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina — Suasana khusyuk menyelimuti Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Rabu, 18 Juni 2025, ketika RD. Domincs Baldawins Masriat, putra asli Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, menyampaikan refleksi rohani dalam program Sejenak Sabda.

Sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, RD. Domincs tidak hanya membawa semangat studi dan pelayanan dari Indonesia, khususnya dari bumi Tanimbar, tetapi juga menyuarakan pesan-pesan iman yang meneguhkan hati umat.

Mengacu pada bacaan liturgi Hari Biasa Pekan XI—2 Korintus 9:6-11 dan Matius 6:1-6.16-18—RD. Domincs mengajak umat untuk hidup dalam kemurahan hati serta keikhlasan dalam berdoa.

“Jangan ragu untuk memberi. Berilah dengan sukacita jika hati tergerak untuk menolong sesama, sebab Allah akan melipatgandakan berkat bagi mereka yang memberi dengan tulus,” ungkapnya dalam renungan singkat yang menyentuh kalbu.

RD. Domincs juga mengingatkan umat tentang makna sejati sebuah doa. Menurutnya, doa bukan sekadar rutinitas atau pertunjukan kesalehan di hadapan sesama, melainkan perjumpaan intim dengan Tuhan, sumber kekuatan dan pengharapan.

“Berdoalah bukan untuk dilihat orang lain, tetapi sebagai kebutuhan batin untuk semakin dekat dengan Allah. Biarlah doa menjadi nafas iman yang menuntun setiap langkah hidup kita,” pesannya.

Sebagai penutup, imam muda dari Tanimbar ini mengajak umat untuk terus membangun kepekaan dan kepedulian terhadap sesama, seraya menyerahkan setiap niat baik dalam doa kepada Tuhan.

“Ya Allah, semoga Engkau senantiasa menggerakkan kami agar mampu memberi dengan tulus hati,” doanya, disertai salam kasih dan berkat bagi semua yang mendengarkan.

Pesan sederhana namun penuh makna ini menjadi pengingat bagi umat di mana pun berada, bahwa kasih dan kemurahan hati tak mengenal batas tempat maupun waktu, sebuah pesan rohani dari Tanimbar yang kini menggema di tanah perantauan Filipina.