April 25, 2026

TNI-Polri Berduka: Serka Segar Mulyana Gugur, Dua Warga Sipil Jadi Korban Diduga Ulah KKB di Yahukimo Papua

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.cpm | Yahukimo, Papua — Duka mendalam kembali menyelimuti keluarga besar TNI-Polri.

Seorang prajurit terbaik bangsa, Serka Segar Mulyana dari Kodim 1715/Yahukimo, gugur dalam tugas setelah diserang secara brutal oleh orang tak dikenal (OTK) yang diduga kuat bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak.

Insiden tragis ini terjadi pada Senin pagi, 16 Juni 2025, di Jalan Seradala KM 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Saat itu, almarhum tengah mengantarkan obat-obatan kepada rekannya sesama prajurit.

Namun nahas, ia diserang secara membabi buta hingga mengalami luka bacok serius di beberapa bagian tubuh dan luka tembak di bagian dada. Korban telah dievakuasi ke Jayapura untuk proses lebih lanjut.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, yang didampingi Wakilnya, Kombes Pol Adarma Sinaga, membenarkan kejadian ini dan menyatakan pihaknya bersama aparat TNI sedang melakukan penyelidikan intensif.

“Tim Satgas Ops Damai Cartenz bersama TNI langsung merespons dan kini tengah melakukan olah TKP serta pendalaman untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya,” ujar Brigjen Faizal.

Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya almarhum Serka Segar Mulyana.

“Almarhum dikenal sebagai Bintara Kesehatan yang tak hanya melayani rekan-rekannya di TNI, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar. Warga setempat turut merasa kehilangan atas kepergian beliau,” ungkapnya.

Tak berhenti sampai di situ, kekejaman KKB juga merenggut korban dari kalangan sipil. Sekitar pukul 10.30 WIT di Kampung Samboga, dua warga sipil menjadi sasaran penyerangan brutal:

  • Udin, warga asal Sidrap, Makassar, tewas dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya.
  • Edi, asal Banyuwangi, ditemukan dalam kondisi kritis dengan dua anak panah menancap di kepalanya serta luka bacok di pipi dan kepala.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau seluruh masyarakat Papua tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi teror ini.

“Kami minta masyarakat percaya sepenuhnya kepada aparat keamanan. Para pelaku akan dikejar dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan yang mengancam stabilitas keamanan Papua,” tegasnya.

Sementara itu, beredar pernyataan dari Sebby Sambom, yang mengaku sebagai juru bicara TPNPB OPM di media sosial. Dalam keterangannya, ia mengakui bahwa kelompok TPNPB Yahukimo berada di balik penyerangan terhadap anggota TNI tersebut.

Hal ini semakin menguatkan dugaan aparat tentang keterlibatan langsung KKB pimpinan Elkius Kobak.

Peristiwa berdarah ini menambah catatan panjang aksi kekerasan KKB di wilayah Yahukimo dan sekitarnya, yang belakangan ini kembali memanas.

Aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran intensif untuk mengungkap motif serta menangkap para pelaku.

TNI-Polri berkomitmen penuh menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat Papua dari segala bentuk ancaman kekerasan bersenjata.