April 24, 2026

Oleh Ilhamdi Sulaiman

Ekspresikan dirimu melalui seni”
“Ungkapkan perasaanmu melalui seni”
“Sejukkan pikiranmu melalui seni”
“Ukirlah dan kembangkan bakatmu melalui seni”
“Carilah bakat senimu sejak dini”

Teater merupakan salah satu cabang kesenian yang berada dalam tahap pemeliharaan dan pengembangan potensi insan-insan kesenian. Pada dasarnya jika kita mau menulusuri arti dan esensi dalam dunia teater, kesenian teater memiliki semua disiplin ilmu kesenian. teater Tanpa kita sadari, teater memiliki peranan dalam kehidupan kita, seperti yang sudah dicetuskan oleh Daniel H. Pink, bahwa manusia seharusnya perlu untuk mempelajari kelas akting, karena dengan akting tersebut dapat menyeimbangkan otak kanan manusia dan kehidupan di masa depan ini akan dikuasai oleh orang-orang yang memaksimalkan penggunaan otak kanannya. Salah satu unsur utama yang terpenting dalam berteater adalah Akting. Sehingga tepat sekali jika kita mempelajari kelas akting seperti apa yang diutarakan Daniel H. Pink.

METODE LATIHAN TEATER: SEBUAH STUDI TERAPAN ARTI DRAMA

  1. Drama berarti perbuatan, tindakan. Berasal dari bahasa Yunani “draomai” yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya.
  2. Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak3. Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama
  3. Dalam bahasa Belanda, drama adalah toneel, yang kemudian oleh PKG Mangkunegara VII dibuat istilah Sandiwara.

ARTI TEATER
1. Secara etimologis : Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium.

2. Dalam arti luas : Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak.

3.  Dalam arti sempit : Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media : Percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dan sebagainya.

AKTING YANG BAIK

Akting tidak hanya berupa dialog saja, tetapi juga berupa gerak. Dialog yang baik ialah dialog yang :
1. terdengar (volume baik)
2. jelas (artikulasi baik)
3. dimengerti (lafal benar)
4. menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)
Gerak yang balk ialah gerak yang :
1. terlihat (blocking baik)
2. jelas (tidak ragu ragu, meyakinkan)
3. dimengerti (sesuai dengan hukum gerak dalam kehidupan)
4. menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)

Penjelasan :

– Volume suara yang baik ialah suara yang dapat terdengar sampai jauh
– Artikulasi yang baik ialah pengucapan yang jelas. Setiap suku kata terucap dengan jelas dan terang meskipun diucapkan dengan cepat sekali. Jangan terjadi kata kata yang diucapkan menjadi tumpang tindih.
– Lafal yang benar pengucapan kata yang sesuai dengan hukum pengucapan bahasa yang dipakai . Misalnya berani yang berarti “tidak takut” harus diucapkan berani bukan ber ani.
– Menghayati atau menjiwai berarti tekanan atau lagu ucapan harus dapat menimbulkan kesan yang sesuai dengan tuntutan peran dalam naskah

• Blocking ialah penempatan pemain di panggung, diusahakan antara pemain yang satu dengan yang lainnya tidak saling menutupi sehingga penonton tidak dapat melihat pemain yang ditutupi. Pemain lebih baik terlihat sebagian besar bagian depan tubuh daripada terlihat sebagian besar belakang tubuh. Hal ini dapat diatur dengan patokan sebagai berikut :
Kalau berdiri menghadap ke kanan, maka kaki kanan sebaiknya berada didepan.
Kalau berdiri menghadap ke kiri, maka kaki kiri sebaiknya berada didepan.
Harus diatur pula balance para pemain di panggung. Jangan sampai seluruh pemain mengelompok di satu tempat. Dalam hal mengatur balance, komposisinya:

• Bagian kanan lebih berat daripada kiri
• Bagian depan lebih berat dari pada belakang
• Yang tinggi lebih berat daripada yang rendah
• Yang lebar lebih berat daripada yang sempit
• Yang terang lebih berat daripada yang gelap
• Menghadap lebih berat daripada yang membelakangi

Komposisi diatur tidak hanya bertujuan untuk enak dilihat tetapi juga untuk mewarnai sesuai adegan yang berlangsung

1. Jelas, tidak ragu ragu, meyakinkan, mempunyai pengertian bahwa gerak yang dilakukan jangan setengah setengah bahkan jangan sampai berlebihan. Kalau ragu ragu terkesan kaku sedangkan kalau berlebihan terkesan over acting.

2. Dimengerti, berarti apa yang kita wujudkan dalam bentuk gerak tidak menyimpang dari hukum gerak dalam kehidupan. Misalnya bila mengangkat barang yang berat dengan tangan kanan, maka tubuh kita akan miring ke kiri, dan lain sebagainya.

3. Menghayati berarti gerak gerak anggota tubuh maupun gerak wajah harus sesuai tuntutan peran dalam naskah, termasuk pula bentuk dan usia.
Selanjutnya akan dibahas secara rinci tentang dasar latihan teater.

BERSAMBUNG