May 26, 2026
Ilustrasi: Meta AI/Arsiya Oganara

Ilustrasi: Meta AI/Arsiya Oganara

Sebuah Puisi oleh Arsiya Oganara*

Tuhan Maha Pencipta segalanya

Tumbuhan telaga kehidupan manusia

Tumbuhan hijau mempertahankan keseimbangan dunia

Mengapa manusia merusak keseimbangan dengan ingkar pada-Nya?

 

Tuhan menghidupkan bumi dari kematiannya

Berawal dari biji-bijian berlangsung kesibukan

Angin dan air menyampaikan pesan tanda pergerakan

Namun, mengapa manusia mengabiakan petunjuk-Nya?

 

Tuhan Maha Pemberi Kesejahteraan

Akar menghujam bumi dengan kuat

Akar pengikat tanah, tiada cerai-berai

Sungguh, manusia selalu berbuat kerusakan.

 

Tuhan Maha Pemberi Karunia

Dedaunan terang dan gelap berdenyut

Dedaunan bergerak menuju sinar mentari

Tetapi manusia memadamkan cahaya llahi.

 

Tuhan Maha Pemberi Kecukupan

Batang penyebar air tiada tanding

Batang berdiri kokoh tak tergoyahkan

Nyata, tetap saja manusia tamak dan serakah.

 

Semua tiada kebetulan

Semua selaras tiada pertentangan

Semua berjalan berdasarkan aturan-Nya

Berfikirlah! Bersyukurlah pada-Nya.

Bandar Lampung, 15 Februari 2025

*Profil Penulis:

Arsiya Heni Puspita – Arsiya Oganara adalah nama penanya. Lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi dengan hobi membaca dan travelling. Hobi ini pula yang mengantarkannya menjadi professional Journalist yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dinyatakan Kompeten serta Professional Tourist Guide dan Professional Tour Leader, Licensed and Certified dari Disparekraf DKI Jakarta dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Indonesia.

Saat ini mulai merambah ke dunia sastra dan kegemarannya menulis tersalurkan dengan menulis cerpen, puisi, puisi esai, dan lainnya.

Arsiya Oganara sangat senang bertemu dengan orang baru, persahabatan bisa dilakukan melalui medsosnya. FB: Arsiya Heny Puspita. IG: arsiyahenyhdl. Email: hennyarsiya@gmail.com.