Belajar Rendah Hati dan Introspeksi Diri, Pesan RD. Domincs Baldawins Masriat dari Seminari UST Manila
Oleh : joko
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina — Senin, 23 Juni 2025 — Suasana teduh dan penuh kekhusyukan menyelimuti Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Filipina, ketika RD. Domincs Baldawins Masriat, Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, memimpin renungan harian bertajuk Sejenak Sabda untuk umat Katolik di lingkungan seminari tersebut.
Pesan Injil: Melihat Balok di Mata Sendiri
Dalam refleksi pagi itu, RD. Domincs Baldawins Masriat mengangkat bacaan liturgi dari Injil Matius 7:1-5 yang mengajak setiap insan untuk melakukan introspeksi diri sebelum sibuk menilai dan mengoreksi orang lain.
“Setiap manusia pasti tidak terlepas dari dosa dan kesalahan. Namun persoalannya: sudahkah kita menyadari kesalahan kita sendiri sebelum menyoroti kekurangan sesama?” ungkap RD. Domincs dalam pesannya.
Ia mengingatkan bahwa sering kali manusia lebih mudah melihat ‘selumbar’ di mata orang lain, tanpa menyadari ada ‘balok’ besar di dalam dirinya sendiri — sebagaimana diingatkan Yesus dalam Injil hari ini.
Menghindari Sikap Munafik, Membangun Diri dalam Kebenaran
Pastor muda asal Tanimbar ini menegaskan bahwa hidup yang berkenan di hadapan Allah dimulai dari kejujuran melihat kelemahan pribadi. Tanpa itu, seseorang berpotensi menjadi munafik — sibuk mengoreksi sesama, namun lupa memperbaiki dirinya sendiri.
“Semoga kita tidak menjadi orang munafik yang sibuk dengan kesalahan orang lain, tetapi justru lupa memperbarui diri sendiri,” pesannya mengingatkan.
Ajakan untuk Berdoa dan Memperbarui Hidup
Mengakhiri renungan singkatnya, RD. Domincs Baldawins Masriat mengajak seluruh umat untuk memohon kekuatan dari Tuhan agar dimampukan memperbaiki diri sebelum memperbaiki sesama.
> “Ya Allah, semoga dengan kuasa-Mu kami dimampukan untuk memperbarui hidup kami,” tuturnya dalam doa penutup, penuh harap dan kesungguhan.
Dengan pesan sederhana namun menyentuh ini, RD. Domincs Baldawins Masriat mengajak umat Katolik, di manapun berada, untuk senantiasa memulai perubahan dari diri sendiri sebagai wujud iman yang sejati.