Berperang Juang
Oleh Ririe Aiko
–
Nabastala menyahut senja
Di sore hari tanpa warna
Indah, Namun berbalut gerimis
Dengan tangis yang kian terkikis
Terpaksa melupa sedih
Karena dunia menuntutnya untuk gigih
Sepasang kaki yang mulai renta
Berdiri menopang tubuh yang lemah
Ia tetap pergi hari ini
Bertahan memenuhi janji
Untuk menghidupi anak istri
Padahal nyawanya tinggal separuh
Tapi ia tak pernah mengeluh
Pada sakit yang mulai merenggutnya,
“Sampai titik darah penghabisan”
Kata itu bukan hanya sekedar pepatah
Tapi sebuah perjuangan nyata
Dari peliknya airmata kehidupan
Di hari yang harusnya ia terbaring
Memulih diri dari proses cuci darah yang panjang
Ia tetap terseok mencari kepingan rupiah
Berperang juang menahan beban
Dalam sebuah dilema
tanggung jawab,
Seseorang bernama Ayah
Catatan kaki:
Puisi diangkat dari cerita seorang Ayah yang tetap mencari nafkah meski penyakit gagal ginjal kronis sedang dideritanya
Penulis : Ririe Aiko
Ilustrasi oleh AI