May 10, 2026

Biak Jadi Model Nasional Kampung Nelayan Modern, Presiden Prabowo Ungkap Lonjakan Produksi di Rakornas 2026

prabowo

Laporan Brono Rumyaru

SENTUL, 2 Februari 2026 – suaraanaknegerinews.com | Kabupaten Biak Numfor kembali menegaskan posisinya sebagai daerah percontohan pembangunan pesisir nasional. Dalam Taklimat Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Sentul, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan keberhasilan transformasi Kampung Nelayan Modern di Desa Samber Binyeri, Biak Numfor, Papua.

Di hadapan seluruh kepala daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo menekankan bahwa modernisasi sektor perikanan merupakan agenda strategis nasional yang menyentuh langsung kehidupan sekitar 12 juta nelayan di Indonesia. Ia menegaskan, program Kampung Nelayan Merah Putih telah bergerak dari tahap perencanaan menuju implementasi nyata, dengan Biak sebagai bukti keberhasilannya.

“Kita sudah memiliki pilot project di Biak. Hasilnya nyata, peningkatan produksi nelayan hampir 60 persen,” ujar Presiden Prabowo dalam arahannya.

Menurut Presiden, keberhasilan Desa Samber Binyeri tidak hanya ditentukan oleh penyediaan alat tangkap, melainkan oleh pembenahan menyeluruh ekosistem perikanan. Pembangunan infrastruktur pascapanen seperti cold storage, tempat pelelangan ikan modern, akses logistik, serta manajemen distribusi menjadi kunci utama peningkatan nilai ekonomi hasil laut.

Transformasi ini memungkinkan nelayan melaut lebih efisien, menjaga kualitas hasil tangkapan, serta memperoleh harga jual yang lebih layak. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh nelayan, tetapi juga oleh keluarga dan perekonomian lokal secara luas.

Presiden Prabowo mendorong seluruh kepala daerah untuk mereplikasi model Biak Numfor dengan menyesuaikan karakteristik wilayah masing-masing. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran terbukti mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Ini bukan proyek simbolik. Ini tentang menaikkan pendapatan nelayan, memperbaiki kualitas hidup, dan memastikan laut menjadi sumber kemakmuran rakyat,” tutup Presiden.