Buah dari Dedikasi Tiada Henti: Kepala MTsN 6 Padang H. Yakub Terima Anugerah Penghargaan Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun
Padang — Di tengah semarak merah putih pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, sejarah mencatat satu nama yang patut dikenang: H. Yakub, S.Pd.I., M.Pd., Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Kota Padang. Lelaki kelahiran Desa Padang Luas, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau ini menerima Anugerah Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun dari Presiden Republik Indonesia, H. (Purn.) Prabowo Subianto.
Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas tiga dasawarsa pengabdian yang jujur, tekun, dan penuh cinta terhadap dunia pendidikan Islam di Indonesia. Diberikan dalam upacara khidmat tingkat Kanwil Provinsi Sumatra Barat yang digelar di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar pada Ahad, 17 Agustus 2025, piagam penghargaan diserahkan langsung oleh H. Abrar Munanda selaku Pembina Upacara, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat.
Langkah Panjang Seorang Guru yang Tak Pernah Letih Menabur Ilmu
H. Yakub, yang akan genap berusia 55 tahun pada 22 Agustus mendatang, adalah potret utuh seorang pendidik yang menempuh jalan panjang dengan kerendahan hati dan tekad baja. Ia memulai perjalanan pendidikannya dari desa kecil:
SD di Padang Luas (1983)
MTsN Bangkinang (1986)
PGAN Pekanbaru (1989)
Fakultas Tarbiyah D2 IAIN Imam Bonjol Padang
S1 di STAIN Batusangkar (2002)
Magister Pendidikan (S2) dari UMSB Sumatera Barat (2022)
Namun bukan gelar yang menjadikannya istimewa. Yang menjadikannya dikenang dan dihormati adalah ketekunan dan dedikasi dalam setiap tapak pengabdiannya.
Kariernya dimulai sebagai guru Pendidikan Agama Islam di MIN Lubuk Buaya tahun 1995. Dari sanalah ia tumbuh, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga pemimpin yang membawa perubahan.
Jabatan kepemimpinan yang diemban:
Kepala MIN Lubuk Buaya (2002)
Kepala MIN Gunung Pangilun (2010–2017)
Kepala MIN 2 Gunung Sarik (2017–2024)
Kepala MTsN 6 Kota Padang (sejak 2024)
“Sekali Hidup, Hiduplah yang Berarti”
Itulah motto hidup yang dipegang teguh oleh H. Yakub. Bagi beliau, hidup bukan sekadar berlalu, tapi menjadi cahaya bagi generasi yang mencari arah.
Selama 30 tahun, H. Yakub telah mendidik, membina, menuntun, dan membentuk karakter anak bangsa, di tengah gelombang zaman yang terus berubah.
Dalam sambutannya setelah menerima penghargaan, H. Yakub tak kuasa menyembunyikan harunya:
”Saya bersyukur kepada Allah SWT atas karunia dan penghargaan ini. Ini bukan hanya milik saya, tapi milik seluruh insan pendidikan yang tanpa lelah mendidik dengan hati. Semoga ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berbuat, tanpa pamrih, demi anak-anak bangsa,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Ia juga menyampaikan harapannya agar penghargaan ini menjadi stimulus positif bagi seluruh tenaga pendidik, khususnya di lingkungan madrasah:
”Mari terus kita jaga semangat pengabdian ini. Pendidikan adalah jalan sunyi, tapi di ujungnya ada cahaya,” tambahnya penuh makna.
Sebuah Penghargaan, Sebuah Legasi
Penghargaan Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan penanda bahwa telah lahir teladan nyata dari seorang guru yang memaknai pengabdian sebagai ibadah.
Catatan penghargaan yang diterima H. Yakub:
Satya Lencana Karya Satya X Tahun (26 November 2014)
Satya Lencana Karya Satya XX Tahun (6 November 2018)
Satya Lencana Karya Satya XXX Tahun (22 Juli 2025)
Di balik namanya yang kini bergema dalam upacara kenegaraan, tersimpan kesederhanaan dan ketulusan yang tak tergoyahkan oleh waktu. Kepala MTsN 6 Padang ini telah menorehkan tinta emas dalam sejarah pendidikan madrasah.
Dan kelak, ketika generasi penerus menoleh ke belakang dan bertanya siapa yang membangun pondasi tempat mereka berpijak nama H. Yakub akan disebut dengan penuh rasa hormat.
Catatan Prestasi:
Dalam deretan puluhan prestasinya dalam memimpin H. Yakub pernah menorehkan tinta emas yakni Juara I Lomba Bacaan Juz Amma tingkat Kota Padang antar SD/MI se-Kota Padang dari 430 peserta, tahun 2009, Saat menjabat Kepala MIN Lubuk Buaya Kota Padang dengan hadiah paling fantastis selama sejarah yakni mobi[ Avanza dari Walikota Padang kala itu.
Redaksi | MTsN 6 Kota Padang
18 Agustus 2025