Christianus Fatlolon: Pohon Tumbang Dibersihkan, Sampah dan Ambulans Jadi Perhatian
htrp://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Angin kencang disertai hujan yang melanda Kota Saumlaki pada Selasa malam (3/3/2026) menyebabkan satu pohon berukuran besar tumbang di area rumah induk MSC Ureyana, Jalan Ureyena, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Keesokan paginya, Rabu (4/3/2026), suasana di Pusat Spiritualitas MSC Ureyana Saumlaki terlihat sibuk. Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Tanimbar mulai melakukan pembersihan sejak pukul 08.00 WIT.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Christianus Fatlolon, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari pihak terkait.
“Semalam ada angin kencang disertai hujan dan pohon berkapasitas besar tumbang di area rumah induk MSC Ureyana. Ini bagian dari tugas kami. Kami dihubungi dan tadi pagi aktivitas dimulai sejak jam 8 untuk pembersihan,” ujarnya.
Selain membersihkan pohon tumbang, petugas juga melakukan penanganan terhadap sejumlah pohon tinggi yang dinilai berpotensi membahayakan.
“Kami juga diminta membantu untuk pohon-pohon yang sudah lama dan tinggi sebagai antisipasi jika terjadi angin kencang. Kalau tumbang bisa menghambat aktivitas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kami sudah laporkan juga kepada pimpinan daerah,” kata Christianus.
Keluhan Sampah dan Keterbatasan Armada
Di tengah penanganan dampak cuaca ekstrem, Dinas Lingkungan Hidup juga menghadapi keluhan masyarakat terkait penumpukan sampah di sejumlah titik.
Christianus menyampaikan permohonan maaf atas kondisi tersebut dan mengakui adanya kendala operasional.
“Terkait aktivitas persampahan, kami menyampaikan permohonan maaf dari pemerintah daerah. Memang ada beberapa kendala operasional, tetapi kami tetap berupaya maksimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini petugas kebersihan bekerja mulai pukul 03.00 WIT hingga 24.00 WIT untuk mengatasi penumpukan sampah.
“Kami berharap masyarakat menaruh sampah di depan jalan saja agar memudahkan pengangkutan. Saat ini ada dua armada yang mengalami gangguan dan sementara dalam perbaikan,” katanya.
Menurutnya, untuk lokasi yang masih terdapat sampah, pengangkutan tetap dilakukan secara bertahap, baik pagi, siang, maupun sore hari.
Layanan Ambulans Jenazah Terkendala
Selain persoalan sampah, pelayanan mobil ambulans jenazah juga mengalami hambatan akibat kerusakan kendaraan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada beberapa keluarga duka yang beberapa hari lalu meminta pelayanan. Mobil jenazah sementara mengalami gangguan dan peralatannya sedang dipesan dari luar daerah,” ujar Christianus.
Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, pihaknya sempat berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Tanimbar guna membantu keluarga duka yang membutuhkan layanan transportasi jenazah.
Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup memastikan tetap berupaya menjaga pelayanan publik agar aktivitas masyarakat di Saumlaki dan sekitarnya dapat berjalan normal.(rls:jk)