DI SEPOTONG NISANMU
(kepada guruku)
Puisi Anto Narasoma
–
guruku,
mata ini terbuka
setelah pintu dan jendela
kau singkap di udara terbuka. lalu abjad
yang kemarin kau ajarkan
terngiang-ngiang dalam
pikiran
o, cuaca pagi ini
begitu jernih
dalam lembaran ketiga setelah buku pelajaran itu
menjabarkan dunia
dalam kisah pertempuran
harga diri
guruku begitu bening
dengan air danau
yang jernih berkilau,
mengajarkan bintikbintik
ilmu di dalam syair
kehidupa
tanpa diksi dan katakata
terakhir di antara kalimat
yang kau ucap di papan tulis, tertera sebagai
harihari tiada keluhan
di hari guru inilah
kau disambut
dengan kalimat sejuk
meski kaus dalammu
dihiasi koyak-moyak
karena dompet yang kurus dan sepi
guruku,
inilah air mataku
yang bening di sungai itu
akan membasuh
segala doa bagi sebujur tubuhmu yang dihiasi sepotong nisan di tanah
terakhir
25 November 2023