Sambut Nataru dan Tekan Inflasi, Dinas Ketahanan Pangan KKT, Gelar Pasar Murah
Laporan oleh: Johanis Kopong
–
www.suaraanaknegeri.com| Saumlaki_ Dalam rangka menyambut hari Natal 15 Desember 2024 dan Tahun Baru 1 Januari 2025 (Nataru) dan upaya menekan pengendalian inflasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar kegiatan pasar murah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selvi. SE. Hukubun. S.sos saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Senin (23/12/24).
Selanjutnya dirinya menjelaskan sebanyak 1.350 paket murah yang terdiri dari paket bahan kue dan paket beras premium dibatasi paling banyak mendapat 2 kupon perorang dengan ketentuan Paket beras premium kemasan 5 kg dijual Rp.65.000, dan paket bahan kue yang terdiri dari 1 rak telur, 1 kg gula, 1 kaleng susu, 1 bungkus mentega, 1 kg minyak goreng hanya dengan harga Rp.80.000,-

“Harga pasaran beras premium kemasan 5 kg kisaran Rp.85.000, sampai Rp.90.000, tetapi kami jual Rp.65.000, saja kemudian untuk paket bahan kue yang terdiri dari 1 rak telur, 1 kg gula, 1 kaleng susu, 1 bungkus mentega, 1 kg minyak goreng hanya dengan harga Rp.80.000”. tandasnya.
Hukubun berharap dengan kegiatan ini masyarakat dapat terbantu untuk mengatasi persoalan ekonomi dan memastikan ditahun depan ada juga kegiatan pasar murah, karena program Dinas Ketahanan Pangan sendiri tetap selalu ada gerakan pangan murah.
“Kebijakan pasar murah ini dengan sumber dana dari BTT (Biaya Tidak Terduga) sudah berjalan di 4 Kecamatan yaitu Kormomolin, Nirunmas, Tanimbar Utara dan saat ini di Tanimbar Selatan”.urai Hukubun.

Iapun menjelaskan terkait para Distributor Lokal telah memberikan jaminan untuk beberapa harga komoditi, tidak ada kenaikan harga seperti harga beras kecuali harga telur yang melonjak karena hanya ada 1 pengusaha telur lokal sehingga bila ketersediaan telur habis maka tentunya harus didatangkan dari daerah lain.
“Untuk komoditi telur kebanyakan disuplai dari Kupang dan Ambon, saat ini harga 1 rak telur sudah naik Rp.80.000, padahal harga biasanya Rp.65.000, sampai Rp.70.000, karena memang ketersediaan berkurang”. tandasnya.
Adapun kegiatan tersebut disuport oleh sejumlah Distributor Lokal yang ada di kota Saumlaki antara lain Distributor Toko Laris Manis, Toko Selatan, Toko Erlin, Toko Damai dan sejumlah Distributor lainnya.