April 21, 2026
pgri berita

Kepala Sekolah Rudolf A. Randongkir, S.Sos, menyerahkan Surat Penghargaan Kepada Totok Wage Sukamto, S.Pd.,M.M.Pd dan Abdul Rahma, S.Pd dalam masa pengabdian sebagai Guru dan Pendidik selama 29 Tahun

Dilaporkan oleh: Paulus Laratmase

SMA Negeri 1 Biak, pada tanggal 25 November 2024, menggelar upacara bendera yang penuh khidmat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79.

Upacara yang dilaksanakan di halaman sekolah ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Rudolf A. Randongkir, S.Sos, yang bertindak sebagai Pembina Upacara. Tema nasional peringatan HUT PGRI tahun ini, “Guruku Hebat, Indonesia Kuat,” menjadi fokus utama dalam amanat yang disampaikan oleh beliau.

Dalam sambutannya, Rudolf A. Randongkir mengungkapkan betapa pentingnya peran seorang guru dalam membangun masa depan bangsa. “Guru yang hebat adalah pondasi kuat bagi kemajuan Indonesia. Kualitas pendidikan yang baik akan menghasilkan generasi yang siap menghadapi tantangan global,” ujar Kepala Sekolah dengan penuh semangat. Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk terus mengapresiasi dedikasi para guru yang tanpa lelah memberikan ilmu dan kebijaksanaan kepada generasi penerus.

Pada momen yang penuh makna ini, juga diberikan penghargaan kepada dua guru yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia pendidikan. Abdul Rahman, S.Pd., yang telah mengabdi selama 29 tahun, dan Totok Wage Sukamto, S.Pd., M.M.Pd., (29 tahun) yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pendidikan, menerima penghargaan atas pengabdian mereka yang tak kenal lelah dalam mencerdaskan anak bangsa.

Abdul Rahman dan Totok Wage Sukamto menjadi contoh nyata bahwa guru bukan hanya seorang pengajar, tetapi juga pahlawan yang mengukir sejarah dalam setiap langkahnya. Penghargaan yang diberikan kepada mereka bukan hanya simbol penghormatan terhadap dedikasi mereka, tetapi juga sebagai inspirasi bagi guru-guru lainnya untuk terus memberikan yang terbaik bagi pendidikan Indonesia.

Upacara bendera ini menjadi momen yang sangat berharga, tidak hanya untuk mengenang perjuangan para guru, tetapi juga untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam menciptakan Indonesia yang lebih maju melalui pendidikan yang berkualitas. Dengan tema “Guruku Hebat, Indonesia Kuat,” diharapkan seluruh elemen pendidikan di Indonesia dapat terus berinovasi, berkomitmen, dan bekerja keras untuk membangun negara yang lebih baik.

Pada akhir upacara, seluruh peserta mengheningkan cipta sejenak untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan pendidikan yang telah mendarmabaktikan hidup mereka untuk mencerdaskan bangsa. Sebagai penutup, Kepala Sekolah menekankan pentingnya semangat dan rasa hormat terhadap profesi guru, yang memiliki peran sentral dalam setiap kemajuan yang tercapai oleh bangsa Indonesia.