April 25, 2026

HUT Bhayangkara ke-79: Doa RD. Ponsianus, Aksi Kasih Polres Kepulauan Tanimbar, dan Senyum Bahagia Keluarga Penerima Bantuan

Oleh : Johanis Kopong

Bakti Sosial Polres Kepulauan Tanimbar: Rumah Baru, Harapan Baru

http://suaraanaknegerinews.com | Olilit Barat, 27 Juni 2025 — Dalam semangat memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kepulauan Tanimbar kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Bertempat di Desa Olilit Barat, acara peresmian rumah bantuan tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru.

0-3248×1440-0-0#

Acara Dimulai dengan Penuh Hormat

Acara resmi dibuka oleh anggota Polwan Polres Kepulauan Tanimbar selaku Master of Ceremony. Ia menyampaikan pesan pembuka dengan sopan dan penuh semangat:

“Mohon izin, acara akan segera dimulai. Kepada seluruh hadirin, dimohon memposisikan HP pada mode getar atau silent.”

Sapaan hangat dalam berbagai salam pembuka menandai dimulainya acara. Hadir dalam kesempatan ini Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwernissa, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, perangkat desa, hingga warga setempat.

0-3248×1440-0-0#

Doa Pembuka oleh RD. Ponsianus Ongirwalu

Sebagai wakil Uskup untuk wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, RD. Ponsianus Ongirwalu memimpin doa pembuka dengan penuh kekhusyukan, memohon agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat.

Video Singkat dan Pengguntingan Pita

Sebuah video singkat diputar, menampilkan proses pembangunan rumah sejak awal hingga rampung. Momen paling ditunggu pun tiba: pengguntingan pita oleh Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Umar Wijaya, S.I.K., M.H., menandai peresmian rumah layak huni yang baru selesai dibangun.

Peninjauan Rumah dan Sambutan Kapolres

Kapolres beserta rombongan meninjau langsung kondisi rumah. Dalam sambutannya, AKBP Umar Wijaya menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan seperti ini adalah bentuk nyata pengabdian Polri untuk rakyat, khususnya dalam momentum Hari Bhayangkara.

“Setiap tahun, kegiatan seperti ini terus kami laksanakan, hanya tempatnya yang disesuaikan. Tahun ini, kami hadir di Desa Olilit Barat dengan dua bentuk aksi sosial: bedah rumah dan pengadaan air bersih, sebagai wujud kepedulian Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79, saya bersyukur, meski ada keterbatasan, berkat kerja sama Kabag SDM dan Satlantas, semuanya bisa terselesaikan dengan baik, semoga rumah ini, meski sederhana, membawa manfaat besar bagi Ibu Felisitas dan keluarganya.”ujarnya

Menurutnya ke depan, program ini akan terus berlanjut tentunya dicari lagi masyarakat yang membutuhkan bantuan nyata, karena sesuai Jargon “Polri adalah untuk masyarakat” dan di Tanimbar, kepercayaan masyarakat kepada Polri sangat luar biasa.

“Kami hadir bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai saudara yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat,” tandas Kapolres.

Testimoni Kasatlantas: Komitmen Sosial Polri

Mewakili Polres, Kasatlantas Iptu Samuel S. Siahaya menjelaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan kegiatan tahunan yang digagas melalui Kabag SDM, AKP Simson Kormasela, S.H., bekerja sama dengan Satlantas.

“Meski kami dikenal di jalan raya, Satlantas pun punya hati untuk hadir di tengah masyarakat lewat aksi sosial,” ujarnya.

Rumah berukuran 5×6 meter ini dibangun dalam waktu sekitar tiga minggu dengan anggaran sebesar Rp 25 juta, hasil bedah rumah telah berdiri secara permanen.

Ibu Lis: Dari Rumah Rapuh ke Tempat yang Layak Huni

Penerima bantuan Bedah Rumah, Ibu Felisitas Amdasa (43), petugas kebersihan jalan dari Dinas Lingkungan Hidup, tak kuasa menahan haru.

“Saya kaget, hampir menangis. Dulu rumah kami sangat memprihatinkan, sekarang sudah nyaman dan aman,” tutur Ibu Lis sambil tersenyum bahagia.

Ia aktif memantau pembangunan rumah dan merasa sangat terbantu. Ia juga berterima kasih kepada Kapolres, Kabag SDM, dan Kasatlantas serta anggotanya atas perhatian dan kasih nyata mereka.

Kesaksian Yakob Lasuatbebun: Kami Dilibatkan dan Dihargai

Sebagai bagian dari keluarga penerima bantuan, Yakob Lasuatbebun (45) yang berprofesi sebagai petani juga turut bersyukur.

“Rumah sebelumnya tidak layak, tapi setelah dibangun ulang, kami merasa aman dan nyaman. Petugas semua ramah dan terbuka. Kami sangat bersyukur,” ucapnya.

Yakob berharap lebih banyak warga dalam kondisi serupa bisa merasakan bantuan seperti ini. Baginya, Hari Bhayangkara tahun ini memberi makna yang sangat mendalam.

Penutup: Foto Bersama dan Doa

Acara ditutup dengan foto bersama seluruh pejabat dan warga, simbol keharmonisan antara aparat negara dan masyarakat.

Sebagai penutup, panitia menyampaikan terima kasih atas partisipasi semua pihak, disertai permohonan maaf jika ada kekurangan selama pelaksanaan acara.