April 21, 2026
p

ASPAR PATURUSI

/1/

JANGAN KIRIM BERITA KOTA

Jangan kirim lagi berita kota ke desa ini
kunikmati sejuk pagi hari
kian kukenal arti damai
juga bahasa tenteram
dengung binatang malam
mengisi sunyi alam

Kau pasti tahu
di sini tak ada curiga
tak saling fitnah
tak saling jegal
tak macam-macam niat
tak ada mufakat jahat
tak main sikut sahabat
tak ada tipu-tipu selicin belut
kemana pun tak perlu takut

Kau dan aku berasal dari desa
kita hafal suara jangkrik
kita suka memandikan kuda
membentuk rumah dari pasir
menunggu mangga jatuhan kelelawar
dan kini semuanya berakhir

Ingat, berita galau dari kota
jangan sebarkan ke desa
tak banyak milik kami
tapi tak ingin susah hati
kami tetap berani
menjalani hidup ini

Jakarta, 27 Januari 2016
[10.54, 28/1/2025]

/2/

BELUM DIHANYUTKAN BANJIR

Setiap aku lewat
dan kutatap matamu
tenda pengungsian pun
jadi saksi wajahmu murung
di matamu , tampak bayangan banjir
lalu semuanya habis dalam sekejap
kau tak berdaya menghadapi amuk alam

Awan telah berupaya menahan beban
namun angin tak juga datang menolong
awan ingin menumpahkan beban di laut lepas
butiran air pun tumpah sebanyak-banyaknya
awan tambah pekat menyaksikan semuanya
orang-orang panik menyelamatkan diri

Berhari-hari kau dilanda duka
tinggal mengenang semua
namun tak ada yang bisa kembali
ayo sahabat, bangkitlah
hari-hari esok masih ada
belum dihanyutkan banjir

Jakarta, 28 Januari 2014