May 4, 2026

Johanis Amboki, SE., M.H. Terpilih sebagai Ketua PERMATA Biak-Supiori Periode 2025-2030

John Amboki

John Amboki, SE.,M.H, Ketua Terpilih Persekutuan Masyarakat Tanimbar Biak-Supiori Periode 2025-2030

Dilaporkan oleh Paulus Laratmase

Biak-Suara Anak Negerinews.com| Musyawarah Daerah II Persekutuan Masyarakat Tanimbar (PERMATA) Kabupaten Biak Numfor-Supiori sukses digelar di Gedung Yasokabi, Biak, 28 Januri 2025.  Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Tanimbar di tanah rantau, khususnya di Biak Numfor dan Supiori, Papua. Musyawarah yang berlangsung pada pukul 09.00-21.30 Waktu Papua ini bertujuan mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus lama periode 2016-2024 sekaligus memilih pengurus baru untuk masa bakti 2025-2030.

Salah satu agenda besar dalam Musyawarah Daerah kali ini adalah perubahan aturan periodisasi kepengurusan dari tiga tahun menjadi lima tahun. Perubahan tersebut dianggap mampu memberikan ruang lebih luas bagi pengurus untuk merancang dan menjalankan program yang berdampak signifikan bagi masyarakat.

Musyawarah Daerah II ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Tanimbar, termasuk perwakilan dari enam Ikatan, yakni Ikatan Selaru, Ikatan Yamdena, Ikatan Urayana, Ikatan Kidabela, serta perwakilan dari Kabupaten Supiori dan kelompok pemuda.

Acara resmi dibuka oleh Kepala Suku Maluku, Turbey O. Dangeubung, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya, Turbey menegaskan pentingnya menjunjung tinggi semangat “Duan-Lolat” di tanah rantau. Ia menjelaskan, “Ikatan kekerabatan yang tercermin dalam tema ‘Menjunjung Tinggi Duan-Lolat di Tanah Rantau’ mengandung makna saling mengasihi dan menghormati. Seorang pemimpin wajib dihormati, tetapi ia juga memiliki tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat tanpa pamrih.”

Selanjutnya, Edmondus Ngeljaratan, SE., selaku Ketua Ikatan PERMATA periode 2016-2019, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya. Ia mengakui perjalanan organisasi selama hampir sembilan tahun penuh tantangan, namun semangat untuk melayani masyarakat Tanimbar di Biak dan Supiori tetap kokoh. “Kekurangan dalam organisasi adalah hal yang wajar, tetapi semangat kebersamaan harus terus terjaga. Saya berharap pengurus baru dapat melanjutkan, bahkan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan pemerintah daerah di Biak Numfor dan Supiori,” ujarnya.

Musyawarah ini mencapai puncaknya dengan terpilihnya Johanis Amboki, SE., M.H., sebagai Ketua PERMATA periode 2025-2030. Pemilihan dilakukan melalui musyawarah mufakat yang melibatkan badan formatur. Setelah pembacaan surat keputusan, Johanis Amboki dilantik secara resmi oleh sesepuh masyarakat Tanimbar di Biak dan Supiori, Joseph Samar.

Dalam sambutan perdananya, Johanis Amboki menyampaikan harapan besar untuk kemajuan organisasi di masa mendatang. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Tanimbar untuk bersatu padu mendukung program kerja pengurus baru. “Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari semua pihak sangat kami butuhkan untuk menjalankan amanah ini dengan baik. Bersama, kita akan mewujudkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Tanimbar di Biak dan Supiori,” ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen awal, Johanis Amboki memberikan dukungan finansial kepada organisasi. Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi sokongan awal bagi PERMATA untuk menjalankan program-programnya selama lima tahun ke depan.

Acara ditutup dengan wejangan dari Drs. Rein Lerebulan, salah satu sesepuh masyarakat Tanimbar. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada pengurus baru agar lebih memperhatikan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam situasi suka maupun duka. “Pemimpin yang baik adalah mereka yang melayani dengan hati, yang memahami kebutuhan masyarakatnya, dan selalu hadir di setiap momen penting, baik suka maupun duka,” tegasnya.

Musyawarah Daerah II PERMATA ini menandai awal baru bagi masyarakat Tanimbar di Biak dan Supiori. Dengan semangat Duan-Lolat, diharapkan kepengurusan baru dapat memperkuat solidaritas dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat. Dukungan dan komitmen dari semua pihak menjadi kunci keberhasilan untuk mewujudkan visi tersebut selama lima tahun ke depan.