May 4, 2026

RD Ponsianus Ongirwalu: Kesetiaan Kecil yang Berbuah Berkat

789154b001aa4fbdab5bbe97029cd810

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Suasana doa di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Senin pagi (4/5/2026), langsung diwarnai kesaksian yang menyentuh saat pembukaan Novena Tiga Salam Maria. Seorang remaja, Esmeralda Laiyan, menyampaikan rasa syukurnya dengan jujur dan sederhana.

“Bantuan biaya sekolah ini bukan sekadar angka bagi saya, melainkan tanda cinta Tuhan yang nyata,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Ia mengaku tidak pernah menyangka bahwa ketekunannya menghadiri misa harian serta melayani di SEKAMI dan PPA membawa berkat nyata melalui perhatian Gereja. “Saya tidak menyangka bahwa ketulusan saya datang ke misa harian dan melayani akan membawa berkat sebesar ini,” lanjutnya.

Rasa haru juga datang dari orang tua Esmeralda yang turut hadir. Bagi mereka, pertumbuhan iman sang anak sudah menjadi kebahagiaan tersendiri, namun bantuan pendidikan yang diterima menjadi penguatan iman yang nyata. “Bantuan ini sangat meringankan beban kami dan memotivasi kami untuk terus mendukung Esmeralda agar tetap rendah hati dan melayani Gereja,” ungkap mereka.

Mereka juga menegaskan bahwa momen ini menjadi pengalaman rohani yang mendalam. “Di hari pertama Novena ini, kami merasakan bahwa mukjizat Tuhan itu nyata bagi mereka yang setia.”

Pastor Paroki, , dalam pesannya menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukanlah kebetulan. “Anakku Esmeralda, dan umat sekalian yang terkasih dalam Kristus, apa yang terjadi hari ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari kesetiaan,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa Gereja membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman iman. “Gereja bangga memiliki orang muda yang tidak hanya cerdas di sekolah, tetapi juga cerdas dalam mencari Tuhan melalui misa pagi dan pelayanan.”

Kepada Esmeralda, ia berpesan agar tetap setia dalam perjalanan hidup dan pendidikannya. “Teruslah menjadi garam dan terang di SMP Kristen Saumlaki. Jangan pernah merasa bosan berbuat baik,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh umat menjadikan Novena sebagai momen refleksi iman. “Jika kita mengutamakan Kerajaan Allah, maka segala sesuatu yang kita butuhkan akan ditambahkan kepada kita.”

Momen pembukaan Novena itu menjadi pengingat sederhana bahwa iman bertumbuh dari kesetiaan dalam hal-hal kecil. Kisah Esmeralda memperlihatkan bahwa ketulusan, pelayanan, dan doa yang dijalani dengan setia pada waktunya akan berbuah.

Di tengah kehidupan umat yang sederhana, pesan itu terasa nyata: berkat hadir bagi mereka yang tetap setia berjalan dalam iman.(jk)