Kapolres Tanimbar Tegaskan Kedamaian, Mediasi Sengketa Tanaman Capai Kesepakatan
Oleh: joko
Jaga Kamtibmas, Polres Tanimbar dan Pemda Fasilitasi Mediasi Konflik Pertanian, Lahan Desa Sangliat Krawain–Arui Bab Berbuah Damai di Kepulauan Tanimbar
Kehadiran Kapolres, Sekda, dan Forkopimda berhasil redam ketegangan dua desa bertetangga, tiga poin kesepakatan tercapai untuk mengakhiri sengketa lahan dan tanaman umur panjang.
http://suaraanaknegerinews.com | Tanimbar – Konflik sengketa tanaman antara warga Desa Sangliat Krawain dan Desa Arui Bab akhirnya menemui titik damai. Mediasi tahap kedua yang difasilitasi Pemerintah Daerah Kepulauan Tanimbar berlangsung di ruang rapat Bupati, Selasa (16/9/2025) sore.
Dipimpin Sekretaris Daerah Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, S.H., mediasi ini dihadiri Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki Ignatius Ariwibowo, perwakilan Kejari, pimpinan OPD, para pejabat utama Polres, dan Kapolsek Wertamrian.
Pertemuan mempertemukan perwakilan warga dari dua desa bertetangga yang sebelumnya terlibat perselisihan terkait sengketa lahan dan tanaman, yang sempat memicu ketegangan dan dikhawatirkan berkembang menjadi konflik lebih besar.
Tiga Poin Penting yang Disepakati
Setelah diskusi panjang, kedua belah pihak menyetujui beberapa kesepakatan kunci:
- Bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di antara kedua desa.
- Tidak melakukan aktivitas di lokasi sengketa hingga proses eksekusi selesai.
- Usai eksekusi, lahan sengketa akan dikelola pemenang dari Desa Arui Bab, dengan kesepakatan khusus terkait tanaman umur panjang milik Desa Sangliat Krawain yang berada di atas tanah tersebut, sesuai prinsip Duan Lolat (persaudaraan adat setempat)
Kapolres Ingatkan Pentingnya Damai dan Hindari Provokasi
Di sela kegiatan, Kapolres AKBP Ayani menegaskan bahwa konflik hendaknya diselesaikan melalui musyawarah, bukan kekerasan.
“Diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya dan berpotensi memicu konflik lanjutan. Mari kita bangun persaudaraan dan jaga kedamaian. Maluku tarus biking bae, Basudara tarus biking bae,” ujar Kapolres.
Kehadiran Kapolres bersama jajaran Polres dan aparat pemerintah daerah menjadi bukti nyata komitmen Polri untuk berperan aktif menjaga Kamtibmas dan mencegah eskalasi konflik melalui jalur mediasi yang damai.
Mediasi Aman dan Lancar, Tanimbar Tetap Harmonis
Seluruh rangkaian mediasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Kesepakatan ini diharapkan memperkuat harmoni antarwarga desa serta menjadi contoh penyelesaian konflik melalui musyawarah mufakat. Dukungan aparat Kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga peradilan juga menegaskan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam menjaga kedamaian dan stabilitas sosial di Kepulauan Tanimbar.