KARYA MANUSIA DAN KARYA ALLAH
UMAT 2/5/2025
Pekan II Paskah (P)
PW S. Atanasius, UskPujG
– Kisah Para Rasul 5:34-42
– Yohanes 6:1-15
Gamaliel, ahli Taurat yang sangat dihormati, guru dari rasul Paulus, mengatakan: “Kalau itu karya manusia, maka akan punah dengan sendirinya; tetapi kalau itu karya Allah, maka akan bertahan sepanjang zaman.” Apa yang bisa direnungkan di sini?
Saudari – saudara terkasih.
1). Gamaliel mengajarkan kita agar bisa mengukur suatu perbuatan, apakah perbuatan itu berasal dari manusia atau dari Allah?
2). Kalau karya manusia semata maka, cepat atau lambat, akan punah. Bila suatu perbuatan hanya atas dasar kemauan diri & ego pribadi maka akan menimbulkan kesusahan & pada akhirnya akan lenyap bersama yang punya ego atau yang punya keinginan.
3). Kalau suatu perbuatan berasal dari Allah maka akan bertahan sepanjang zaman. Bahkan mampu bertahan dalam segala tantangan & kesulitan. Hasil akhirnya adalah kebahagiaan, damai sejahtera & keselamatan.
Hendaklah kita selalu mencari kehendak Tuhan dalam doa pribadi, ibadat bersama, membaca Firman & merenungkan agar kita dapat membedakan mana karya Allah & mana karya manusia.
Membahagiakan diri itu penting, tetapi lebih penting itu bila orang lain bahagia karena dirimu. Kekayaan & kebahagiaan itu bukan soal memiliki sedikit atau banyak, tetapi soal bersyukur dengan apa yang ada. Bersyukur membuat kita merasa cukup untuk hidup. Bersyukur membuat kita selalu ada kesempatan berbagi kepada orang lain. Tuhan menolong. Amin.
P. Felix Amias MSC
Biara MSC Merauke
Propinsi Papua Selatan
Friday, May 2, 2025