April 23, 2026

Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua Hadiri Wisuda STIMIK Kreatindo

Laporan: Milton De Holet

Manokwari, 14 Oktober 2025 — Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua, Dr. Suriel Samuel Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil., menghadiri Wisuda ke-4 Sekolah Tinggi Manajemen dan Informatika (STIMIK) Kreatindo Manokwari, yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-11 STIMIK Kreatindo, Selasa (14/10). Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan dihadiri oleh Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Prof. Dr. Roberth Kurniawan Ruslak Hammar, S.H., M.Hum., M.M., CLA.

Foto Bersama Senat STIMIK Kreatindo dan Undangan

Sebanyak 36 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam acara tersebut. Ketua STIMIK Kreatindo, Dr. Nataniel D. Mandacan, M.Si., menjelaskan bahwa jumlah lulusan kali ini memang tidak besar karena STIMIK Kreatindo selalu menjaga standar mutu akademik dan integritas lulusan. Lanjutnya, ukuran keberhasilan pendidikan tinggi bukan hanya pada jumlah lulusan, melainkan pada kualitas sumber daya manusia yang berintegritas, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja.

Dalam sambutannya yang sarat pesan, Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua, Dr. Suriel Samuel Mofu, menyampaikan bahwa pelaksanaan wisuda mencerminkan perguruan tinggi yang sehat dan berkualitas, karena mampu menjalankan proses akademik dengan baik hingga melahirkan lulusan yang siap berkontribusi bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa STIMIK Kreatindo merupakan rumah bagi anak-anak Papua yang harus dilayani dengan baik melalui pendidikan yang bermutu, penuh kasih, dan berorientasi pada kemanusiaan.

> “Ini rumah bagi Anak-anak Papua, jadi harus dilayani dengan baik,” ungkapnya menegaskan.

Dalam kesempatan itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua juga memberikan ucapan selamat kepada STIMIK Kreatindo atas pelaksanaan wisuda dan komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Tanah Papua. Ia menyampaikan bahwa sebanyak 171 mahasiswa STIMIK Kreatindo telah menerima beasiswa KIP Kuliah, sebagai bagian dari komitmen Kementerian untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Papua.

Dr. Mofu menegaskan akan terus memperjuangkan penambahan jumlah penerima KIP Kuliah, agar ke depan program tersebut dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa di seluruh wilayah Papua. Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk meniru langkah baik tersebut dengan skema bantuan pendidikan serupa guna mendukung masa depan generasi muda Papua.

Dalam pesannya kepada para wisudawan, Dr. Mofu mengingatkan bahwa perhatian adalah harta yang paling berharga, karena dengan memberi perhatian, seseorang dapat menumbuhkan dan menguatkan sesamanya. Selain itu, Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi secara bijak, agar tidak menghabiskan waktu hanya untuk hal-hal yang tidak membangun.

“Gunakan teknologi dengan bijak, jangan biarkan waktu habis hanya karena teknologi terutama gadget atau hp. Selain memiliki ilmu, dekatkan diri dengan Tuhan, karena di sanalah sumber hikmat dan arah hidup,” pesannya.

Ia menambahkan bahwa kemampuan bertahan dalam kesulitan adalah wujud dari kecerdasan spiritual. Karena itu, setelah wisuda, para lulusan diimbau untuk tidak segera berpesta, melainkan mendekatkan diri kepada Tuhan dan berdoa: “Tuhan, jadikan aku seperti kehendak-Mu.”
Dalam ketulusan doa itu, katanya, seseorang akan memahami maksud Tuhan dan menemukan makna sejati dari perjalanan hidupnya.

Pesan penuh makna itu menjadi penutup dalam prosesi Wisuda ke-4 yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-11 STIMIK Kreatindo Manokwari — sebuah momentum yang meneguhkan semangat pengabdian dan pelayanan bagi generasi muda Papua.