April 18, 2026

Kunjngan Subuh Ke-7 Kepala MAN Sawahlunto : Berbagi Informasi PMB dan Kajian Hikmah Ramadhan

IMG-20260305-WA0005

Sawahlunto, Suara Anak Negeri- Kamis, 5 Maret 2026 Di bawah naungan langit subuh yang masih berselimut embun, Masjid Sapan Barangin menjadi saksi sebuah ikhtiar mulia. Kamis (05/03), ketika azan mulai membelah sunyi lembah Sawahlunto, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro hadir membawa misi yang lebih dari sekadar kunjungan formal Ia datang membawa jembatan ukhuwah dan lentera pendidikan bagi masyarakat.

Kegiatan bertajuk Kunjungan Subuh Ke-7 ini oleh Kepala MAN Kota Sawahlunto. Di tengah suasana Ramadhan yang syahdu, kehadiran jajaran pendidik ini bertujuan untuk memangkas jarak antara dinding madrasah dengan denyut nadi kehidupan masyarakat.

Bagi MAN Kota Sawahlunto, pendidikan bukan sekadar transfer ilmu di dalam kelas, melainkan sebuah pengabdian yang akarnya harus menghujam kuat ke tanah masyarakat. Dalam kesempatan ini, Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril memaparkan informasi strategis mengenai Penerimaan Murid Baru (PMB).

“Kami tidak ingin madrasah menjadi menara gading yang jauh dari jangkauan. Melalui subuh ini, kami mengetuk pintu hati orang tua untuk menitipkan putra-putri terbaiknya di rahim pendidikan yang memadukan kecerdasan akal dan kemuliaan akhlak,” ujar Dafril dalam narasinya yang lugas namun menyentuh.

Tidak hanya membawa informasi administratif, kunjungan ini diperkaya dengan siraman ruhani melalui Kajian Hikmah Ramadhan. Suasana masjid yang tenang membuat butir-butir nasihat agama mengalir jernih, mengingatkan jamaah akan pentingnya menjaga integritas spiritual di tengah disrupsi zaman.

Penyampaian kajian yang bernilai sastra dan penuh filosofi ini menekankan bahwa Ramadhan adalah madrasah pertama bagi setiap insan, sebagaimana MAN Kota Sawahlunto yang bertekad menjadi madrasah unggulan bagi generasi masa depan.

Pertemuan ini diakhiri dengan diskusi hangat bersama tokoh masyarakat Sapan Barangin, menciptakan harmoni yang menjanjikan masa depan cerah bagi pendidikan di kota tambang ini. Cahaya mentari pagi yang mulai muncul seolah menjadi simbol terbitnya harapan baru bagi anak-anak bangsa yang akan dibina di bawah naungan MAN Kota Sawahlunto.