Lahirkan Transformasi Digital Administrasi : Kepala MAN Kota Sawahlunto Launching SIPAMANSA
SAWAHLUNTO (Humas), 12 Februari 2026 Sebuah langkah kecil dalam dunia pendidikan kembali ditorehkan. Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto menjadi saksi lahirnya sebuah inovasi yang digadang-gadang akan mengubah wajah tata kelola administrasi madrasah. Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro secara resmi meluncurkan Program SIPAMANSA (Sistem Informasi Pengelolaan Administrasi MAN Kota Sawahlunto), sebuah terobosan digital untuk mewujudkan administrasi yang tertib, transparan, dan akuntabel, di MAN Kota Sawahlunto.
Peluncuran yang berlangsung khidmat namun penuh optimisme itu Diluncurkan Kepala MAN kota Sawahlunto yang di dampingi Kaur TU Yurmaini serta wakil Kepala yang di hadiri oleh seluruh GTK MAN Kota Sawahlunto. Dalam sambutannya, Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro menegaskan bahwa kemajuan lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari ketertiban dan profesionalisme pengelolaan administrasinya.
“Administrasi bukan sekadar tumpukan berkas dan angka-angka. Ia adalah nadi yang menghidupkan sistem pendidikan. Dengan administrasi yang tertib, pelayanan menjadi cepat, data menjadi akurat, dan kepercayaan publik semakin kuat,”ujar Dafril dengan penuh keyakinan.
SIPAMANSA hadir sebagai jawaban atas kebutuhan zaman. Di era digital yang serba cepat, pengelolaan administrasi secara manual dinilai tidak lagi memadai. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan administrasi, mulai dari pengelolaan data siswa, kepegawaian, keuangan, arsip surat-menyurat, hingga laporan akademik dalam satu platform terpadu.
Lebih dari sekadar aplikasi, SIPAMANSA menjadi simbol transformasi budaya kerja. Ia mendorong perubahan pola pikir menuju tata kelola yang modern, efektif, dan efisien. Dengan sistem ini, proses administrasi yang sebelumnya memakan waktu dan rentan terhadap kekeliruan kini dapat dilakukan secara lebih sistematis dan terpantau.
Para guru menyambut baik inovasi tersebut. Mereka menilai SIPAMANSA akan sangat membantu dalam penyusunan perangkat pembelajaran, pelaporan nilai, hingga pengarsipan dokumen akademik. Sementara itu, tenaga kependidikan melihat sistem ini sebagai upaya konkret meningkatkan kualitas pelayanan kepada siswa dan masyarakat.
Di tengah derasnya arus perubahan global, langkah MAN Kota Sawahlunto ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri. Modernisasi tidak berarti meninggalkan nilai-nilai luhur, melainkan menguatkannya melalui sistem yang lebih tertata.
Kontributor : Nofri Hendra
Editor : DTB