April 16, 2026

Era Nurza

Di tanah subur, penuh harapan
Tumbuh luka dari tangan berkuasa
Rakyat menanam benih asa dan doa
Namun dipanen oleh cakar-cakar durjana

Janji manis menggiring mimpi menuju jurang palsu
Di balik senyum pemimpin semu
Tersembunyi belati menusuk kalbu

Bendera lusuh merahnya pudar
Dibalut dusta dipijak nista
Negeri ini menangis di bawah sengkarut
Ketika penjaga menjadi perusak menyulut api di ladang pertiwi

Jerit tangis menyayat malam sunyi
Menggema di lorong-lorong sepi
Keadilan terkubur dalam hening
Terkikis pelan dibungkam derita

Luka bangsa menganga lebar
Dibalut kata tak bermakna
Sampai kapan mimpi ini terjaga
Di bawah bayang kelam para penguasa?

Kami masih di sini di ujung sabar
Menunggu fajar tak kunjung merekah
Meski luka semakin dalam mengakar
Kami percaya suatu saat kelam akan musnah

Padang, Juni 2025