Luka Bangsa di Tangan Penguasa
Era Nurza
–
Di tanah subur, penuh harapan
Tumbuh luka dari tangan berkuasa
Rakyat menanam benih asa dan doa
Namun dipanen oleh cakar-cakar durjana
Janji manis menggiring mimpi menuju jurang palsu
Di balik senyum pemimpin semu
Tersembunyi belati menusuk kalbu
Bendera lusuh merahnya pudar
Dibalut dusta dipijak nista
Negeri ini menangis di bawah sengkarut
Ketika penjaga menjadi perusak menyulut api di ladang pertiwi
Jerit tangis menyayat malam sunyi
Menggema di lorong-lorong sepi
Keadilan terkubur dalam hening
Terkikis pelan dibungkam derita
Luka bangsa menganga lebar
Dibalut kata tak bermakna
Sampai kapan mimpi ini terjaga
Di bawah bayang kelam para penguasa?
Kami masih di sini di ujung sabar
Menunggu fajar tak kunjung merekah
Meski luka semakin dalam mengakar
Kami percaya suatu saat kelam akan musnah
Padang, Juni 2025